Jakarta, CNN Indonesia --
Jawa Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia nan mempunyai ragam kebudayaan, tak terkecuali alat musik tradisionalnya.
Alat musik tradisional dari Jawa Timur mencerminkan karakter dan keelokan budayanya. Tak heran, Jawa Timur mempunyai perangkat musik tradisional nan beragam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip situs Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, pada era Hindu-Buddha perangkat musik nan digunakan adalah bunyi-bunyian dari alam nan sering digunakan untuk aktivitas keagamaan.
Setelah itu, perangkat musik di Jawa Timur mulai berkembang dan fungsinya menjadi lebih luas. Misalnya gamelan nan menjadi salah satu perangkat musik nan paling terkenal di kerajaan.
Gamelan tidak hanya dimainkan dalam acara-acara formal, tetapi juga menjadi identitas budaya nan menonjol dari Jawa Timur.
Seiring berjalannya waktu, perangkat musik di Jawa Timur mulai berkembang, baik dari segi corak maupun fungsi. Tak hanya berfaedah dalam konteks keagamaan, perangkat musik juga menjadi bagian dari intermezo di lingkungan kerajaan.
Berikut ini sejumlah perangkat musik tradisional dari Jawa Timur dan langkah memainkannya, melansir dari beragam sumber.
1. Angklung caruk
Angklung Caruk berasal dari Banyuwangi. Alat musik ini dimainkan secara duel, dan biasanya dimainkan grup alias individu. Cara berduelnya adalah saling sahut membunyikan angklung ketika musuh menunjukkan kebolehannya.
Alat musik ini terbuat dari bambu nan yang dipotong dalam beragam ukuran untuk menghasilkan tangga nada tertentu. Satu angklung hanya menghasilkan satu nada, sehingga untuk menciptakan harmoni, pemain memerlukan satu set Angklung dengan nada berbeda.
Cara memainkannya sederhana, cukup dengan memukul batang bambu hingga menghasilkan bunyi merdu nan khas.
2. Angklung reog
Angklung Reog merupakan perangkat musik tradisional nan berasal dari Ponorogo. Alat musik ini dikenal sebagai pengiring dalam pagelaran Reog Ponorogo.
Meskipun bentuknya serupa dengan angklung dari Jawa Barat, Angklung Reog mempunyai karakter unik berupa hiasan tali berwarna merah dan kuning, serta bunyi nan lebih nyaring. Alat musik ini tak hanya memberikan irama pada kesenian Reog tetapi juga menonjolkan keelokan visualnya.
Angklung reog dimainkan dengan langkah digoyangkan alias digetarkan kemudian menghasilkan bunyi dari tabung bambu nan berbenturan.
3. Bonang
Mengutip buku "Inovasi Musik untuk Anak Negeri Indonesia" karya Asep Nurjaman, bonang adalah perangkat musik nan terdiri dari satu set sepuluh sampai empat belas gong-gong mini berposisi mendatar nan disusun dalam dua deretan, diletakkan di atas tali nan direntangkan pada bingkai kayu.
Alat musik bonang adalah salah satu perangkat musik nan tergolong paling sering digunakan dalam gamelan Jawa. Ia terbagi menjadi tiga macam ialah Bonang Barung, Bonang Panerus, dan Bonang Panembung.
Alat musik bonang dimainkan dengan langkah dipukul menggunakan perangkat pemukul nan terbuat dari kayu dan dililitkan kain pada ujungnya.
4. Gamelan
Gamelan merupakan ensambel perangkat musik nan sangat populer, baik di Indonesia maupun mancanegara. Dalam Gamelan, terdapat beragam instrumen nan dibagi berasas langkah memainkannya.
Setiap instrumen dalam Gamelan mempunyai peran krusial dalam menciptakan harmoni nan indah. Idiophones adalah Instrumen nan dimainkan dengan ditabuh, seperti bonang dan saron.
Aerophones ialah Instrumen tiup seperti suling. Chordophones adalah Instrumen gesek seperti rebab serta membranophones nan merupakan instrumen dengan membran, seperti kendang.
5. Ul Dhaul
Alat musik dari Jawa Timur lainnya adalah Ul Dhaul, nan merupakan perkusi dari wilayah Sumenep. Ul Dhaul adalah perangkat musik perkusi dari Sumenep. Dimainkan dengan dipukul, perangkat musik ini mengiringi seni wilayah Madura, seperti tarian dan pagelaran lainnya.
6. Tong-tong
Tong-tong merupakan perangkat musik tradisional unik Madura. Meski begitu, di wilayah lain perangkat musik ini juga sering dimainkan dan dikenal dengan nama kentongan, dimainkan dengan langkah dipukul menggunakan tongkat kecil.
Tong-tong biasanya dimainkan saat aktivitas karapan sapi alias sapi sono. Namun, sekarang lebih sering digunakan untuk mengabarkan musibah, berkumpul, membangunkan sahur, dan lainnya.
7. Kempul
Alat musik nan biasa dimainkan di aktivitas Jaranan Sentherewe adalah kempul. Alat musik ini terbuat dari kuningan dan kayu sebagai tempatnya. Jaranan Sentherewe adalah seni rakyat nan ada sejak abad ke-13.
Alat musik Kempul dapat dilihat pada relief di Candi Panataran Blitar. Cara memainkan perangkat ini mirip dengan bonang, ialah dengan memukul bagian nan menonjol ke atas seperti punuk unta.
8. Terompet reog
Alat musik ini biasanya digunakan sebagai pengiring pagelaran Reog Ponorogo. Terompet reog juga dikenal dengan julukan aerofon, nan dimainkan dengan langkah ditiup.
Terompet Reog dibuat dari kayu, bambu, dan tempurung kelapa, serta berbentuk kerucut seperti terompet. Menurut cerita, perangkat musik ini digunakan dalam pagelaran Reog untuk memanggil arwah Reog.
9. Ketipung
Selain gamelan, ketipung juga salah satu perangkat musik tradisional dari Jawa Timur nan populer. Alat musik ini biasanya dimainkan untuk mengiringi musik dangdut dengan bunyi nan sangat menonjol.
Ketipung termasuk dalam kategori perangkat musik ritmis, nan berfaedah sebagai pengiring perangkat musik lainnya. Ketipung dimainkan dengan langkah dipukul alias ditabuh pada kedua sisinya.
Meski mirip dengan gendang, langkah memainkan ketipung berbeda. Gendang biasanya dimainkan secara horizontal, sedangkan ketipung dimainkan secara vertikal.
10. Kluncing
Kluncing berbentuk triangel, dan termasuk dalam kategori ritmis. Kluncing terbuat dari campuran logam nan dibentuk segitiga. Alat musik ini dipukul dengan tongkat berukuruan kecil.
Itulah 10 perangkat musik tradisional dari Jawa Timur dan langkah memainkannya. Semoga bermanfaat.
(pua/juh)
[Gambas:Video CNN]
9 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·