slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

2 Ayat Terakhir Al Baqarah, Amalkan Untuk Memohon Perlindungan

Sedang Trending 4 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

2 ayat terakhir Al Baqarah mempunyai kedudukan spesial dalam Al Quran. Surah Al-Baqarah sendiri merupakan surah terpanjang dalam Al Quran nan terdiri dari 286 ayat.

Adapun 2 ayat terakhir surah Al-Baqarah ialah 285 dan 286 merupakan ayat penutup penuh makna nan sangat dianjurkan untuk diamalkan setiap muslim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari buku Fiqih Doa dan Dzikir karya Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al Badr dalam Ash-Shahihain dari Abu Mas'ud, Nabi Muhammad Saw menyebut terdapat keistimewaan besar dalam dua ayat terakhir surah Al Baqarah.

Beliau bersabda, "Barang siapa membaca dua ayat terakhir surah Al Baqarah pada satu malam, maka keduanya mencukupi baginya sebagai penyebab perlindungan Allah kepadanya."

Bacaan 2 ayat terakhir Al Baqarah

Berikut 2 ayat terakhir Al Baqarah, ialah ayat 285 dan 286 nan bisa dibaca dan diamalkan umat Islam setiap malam setelah sholat alias sebelum tidur agar mendapat keselamatan.

Surah Al Baqarah ayat 285

ءَامَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِۦ ۚ وَقَالُوا۟ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ ٱلْمَصِيرُ

Amanar-rasulu bima unzila ilahi mir rabbihi wal-minun, kullun amana billahi wa mala'ikatihi wa kutubihi wa rusulih, la nufarriqu baina ahadim mir rusulih, wa qalu sami'na wa ata'na gufranaka rabbana wa ilaikal-masir.

Artinya: "Rasul telah beragama kepada Al Quran nan diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang beriman. Semuanya beragama kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya."

Mereka mengatakan: "Kami tidak membeda-bedakan antara seorang pun (dengan nan lain) dari rasul-rasul-Nya," dan mereka mengatakan "Kami dengar dan kami taat." Mereka berdoa, "Ampunilah kami ya Tuhan dan kepada Engkaulah tempat kembali."

Surah Al Baqarah ayat 286

لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا ٱكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

La yukallifullahu nafsan illa wus'aha, laha ma kasabat wa'alaiha maktasabat, rabbana la tu akhizna in nasina au akhta'na, rabbana wa la tahmil'alaina israng kama hamaltahu'alallazina ming qablina, rabbana wa la tuhammilna ma la taqata lana bih, wa'fu 'anna, wagfir lana, war-hamna, anta maulana fansurna 'alal-qaumil-kafirin.

Artinya: "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) nan diusahakannya dan dia mendapat siksa (dari kejahatan) nan dikerjakannya."

Mereka berdoa: "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau norma kami jika kami lupa alias kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau membebankan kepada kami beban nan berat sebagaimana Engkau membebankan kepada orang-orang sebelum kami."

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa nan tak sanggup kami memikulnya. Beri maaf kami, ampuni kami, dan rahmati kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum nan kafir."

Keutamaan 2 ayat terakhir Al Baqarah

Mengutip buku Dahsyatnya Membaca dan Menghafal Al Quran (2016), berikut keistimewaan dari ayat 285-286 surah Al Baqarah.

1. Terhindar dari kejahatan

"Siapa nan membaca dua ayat terakhir surah Al Baqarah, maka keduanya cukup baginya." (HR al-Bukhari dan Muslim).

Maksud sabda di atas adalah membaca 2 ayat terakhir Al Baqarah tersebut sudah cukup untuk menjaga diri dari segala macam tindakan kejahatan manusia maupun perbuatan jin.

2. Insya Allah dikabulkan segala permintaan

Dari Ibnu Abbas Ra, dia berkata, "Ketika Jibril duduk berbareng Nabi Saw, tiba-tiba terdengar bunyi tumbukan nan keras dari atas kepalanya. Kemudian Jibril berkata, ini adalah bunyi pintu di langit nan belum pernah dibuka selain hari ini, kemudian turun melalui pintu itu malaikat nan belum pernah turun selain hari ini."

Kemudian malaikat itu memberi salam dan berkata, 'Berilah berita ceria dengan adanya dua sinar nan keduanya diberikan kepada-Mu (Muhammad) dan belum pernah diberikan kepada seorang Nabi pun sebelum kamu, ialah pembuka kitab (surah Al-Fatihah) dan penutup surah Al Baqarah. Tidaklah Anda membaca satu huruf dari keduanya selain bakal diberikan kepadamu (permintaanmu).' (HR Muslim)

Tafsir 2 ayat terakhir Al Baqarah

Dirangkum dari laman Quran Kementerian Agama (Kemenag), berikut penjelasan tafsir dari kedua ayat terakhir surah Al Baqarah.

Tafsir Al Baqarah ayat 285

Seorang muslim kudu menaati firman Allah sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah. Sikap beliau dan para pengikutnya nan beragama menyangkut kitab suci Al Quran dan kitab-kitab terdahulu serta para nabi dan rasul adalah bahwa Rasul, ialah Nabi Muhammad, beragama kepada apa nan diturunkan kepadanya, ialah Al Quran dari Tuhannya, demikian pula orang-orang nan beragama meski dengan kualitas keagamaan nan berbeda dengan Nabi.

Semua, ialah Nabi Muhammad dan orang mukmin, beragama kepada Allah bahwa Dia bentuk dan Maha Esa, Mahakuasa, tiada sekutu bagi-Nya, dan Mahasuci dari segala kekurangan. Mereka juga percaya kepada malaikat-malaikat-Nya sebagai hamba-hamba Allah nan alim melaksanakan segala apa nan diperintahkan kepada mereka dan menjauhi seluruh larangan-Nya.

Demikian juga dengan kitab-kitab-Nya nan diturunkan kepada para rasul, seperti Zabur, Taurat, Injil, dan Al Quran, dan juga percaya kepada rasul-rasul-Nya sebagai hamba-hamba Allah nan diutus membimbing manusia ke jalan nan lurus dan diridai-Nya.

Mereka berkata, "Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dengan nan lain dari rasul-rasul-Nya dalam perihal kepercayaan terhadap mereka sebagai utusan Allah."

Dan mereka berkata, "Kami dengar apa nan Engkau perintahkan, baik nan melalui wahyu dalam Al Quran maupun melalui ucapan Nabi-Mu, dan kami alim melaksanakan perintah-perintah-Mu dan menjauhi larangan-laranganMu."

Dengan rendah hati mereka juga berucap, "Ampunilah kami, Ya Tuhan kami, dan hanya kepada-Mu, tidak kepada selain-Mu, tempat kami kembali."

Tafsir Al Baqarah ayat 286

Tidak ada nan berat dalam beragama, dan tidak perlu ada kekhawatiran tentang tanggung jawab atas bisikan-bisikan hati, karena Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

Dia, ialah setiap manusia, mendapat pahala dari amal nan dikerjakannya walaupun baru dalam corak niat dan belum bentuk dalam kenyataan, dan dia mendapat siksa dari kejahatan nan diperbuatnya dan bentuk dalam corak nyata.

Mereka berdoa, "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau norma kami jika kami lupa dalam melaksanakan apa nan Engkau perintahkan alias kami melakukan kesalahan lantaran suatu dan lain sebab.

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban nan berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami seperti orang-orang Yahudi nan mendapat tugas nan cukup susah lantaran ulah mereka sendiri, misalnya untuk bertobat kudu membunuh diri sendiri.

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa nan tidak sanggup kami memikulnya, baik berupa ketentuan dalam berakidah maupun musibah dalam hidup dan lainnya.

Maafkanlah kami, ialah hapuslah dosa-dosa kami, ampunilah kami dengan menutupi kejelekan kami dan tidak menghukum kami akibat pelanggaran, dan rahmatilah kami dengan sifat kasih dan rahmat-Mu nan luas, melampaui penghapusan dosa dan penutupan aib. Engkaulah pelindung kami, lantaran itu maka tolonglah kami dengan argumentasi dan kekuatan bentuk dalam menghadapi orang-orang kafir."

Dari penjelasan di atas, jelas bahwa 2 ayat terakhir Al Baqarah bukan sekadar bacaan, melainkan angan perlindungan sekaligus permohonan pertolongan kepada Allah Swt.

Dengan membacanya setiap malam, seorang muslim dapat berambisi diberikan keselamatan, kemudahan, dan keberkahan dalam hidupnya.

(avd/juh)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru