Jakarta, CNN Indonesia --
Majas personifikasi adalah salah satu majas alias style bahasa nan banyak digunakan dalam sebuah karya sastra, contohnya puisi hingga prosa. Selain itu, contoh majas personifikasi juga banyak ditemukan dalam percakapan sehari-hari.
Fungsi dari majas personifikasi untuk menggambarkan situasi nan hendak penulis sampaikan melalui perumpamaan, serta memberikan pengaruh puitis dan romantis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penggunaan majas personifikasi dalam kehidupan sehari-hari bisa membikin suasana jadi lebih menarik. Oleh lantaran itu, majas sering disebut sebagai style bahasa nan bisa menimbulkan konotasi tertentu.
Pengertian majas personifikasi
Melansir dari buku Siap Mhdp UN SMA/MA 2009, majas personifikasi adalah majas nan menggambarkan benda-benda meninggal seolah-olah menjadi bernyawa alias mempunyai sifat manusia. Majas ini menggambarkan seolah barang meninggal bisa melakukan sesuatu nan hidup selayaknya manusia.
Definisi nan lainnya adalah style bahasa nan mempersamakan benda-benda dengan manusia, mempunyai sifat, kemampuan, pemikiran, dan perasaan.
Majas personifikasi ini mempunyai ciri-ciri nan membedakannya dengan majas lainnya, yakni:
- Memiliki makna kiasan
- Memanusiakan barang mati
- Menganggap objek alias hewan dapat berbincang alias melakukan aktivitas manusiawi lainnya
- Menganggap objek mempunyai kesadaran alias emosi seperti manusia
- Suatu objek bakal diberi sifat, karakter, alias tindakan nan biasanya mengenai dengan manusia
- Menciptakan gambaran mental nan lebih hidup dan menarik bagi para pembaca
- Mengubah konsep nan awalnya absurd menjadi konkret
Contoh majas personifikasi dan artinya
Agar lebih mudah memahami penerapan majas personifikasi, berikut beberapa contohnya.
- Waktu melangkah pelan-pelan sementara jam tembok setia mencatat setiap detiknya
Artinya: memberikan sifat manusiawi "berjalan pelan dan setia pada waktu dan jam dinding" - Mobil produksi baru ini tampil gagah dan bersahabat
Artinya: memberikan sifat manusiawi "gagah dan berkawan pada sebuah mobil" - Alam menangis manakala manusia tidak memedulikannya
Artinya: memberikan sifat manusiawi bahwa akan bisa menangis andaikan manusia tidak mau menjaganya. - Sepedamu itu tampaknya sudah renta dan minta dimuseumkan
Artinya: sepeda nan digunakan sudah lama alias nyaris rusak - Penaku menari-nari di selembar kertas putih
Artinya: memberikan sifat menusiawi bahwa pena nan "menari" seakan-akan mendorong kita untuk menulis - Ombak berkejar-kejaran ke tepi pantai
Artinya: ombak nan tinggi lampau tumpah ke tepi pantai itu seperti manusia nan sedang berlari kejar-kejaran. - Matahari merona di ufuk barat, memberi ucapan selamat tinggal dengan sinar emasnya
Artinya: "merona" berfaedah warna mentari nan merah dan "selamat tinggal" berfaedah mentari nan segera tenggelam - Hujan turun dengan gerimis lembut, menyentuh tanah dengan lembut seperti pelukan sayang
Artinya: memberikan keahlian berbincang dan tindakan manusiawi pada hujan nan "menyentuh tanah dengan lembut seperti pelukan sayang" - Pohon-pohon di tepi jalan berbisik-bisik, menceritakan kisah-kisah tua nan terukir dalam garis-garis kulit mereka
Artinya: memberikan keahlian bicara pada pohon seakan-akan mereka manusia - Lautan gemuruh marah menyapu pantai dengan amarahnya
Artinya: memberikan emosi manusiawi "marah" nan berfaedah ombaknya cukup besar. - Bunga mekar dengan senyum indahnya di bawah sinar matahari
Artinya: memberikan sifat manusiawi "senyum" pada bunga - Angin bisu merayu dedaunan untuk bergoyang dalam iramanya
Artinya: memberikan keahlian bicara dan tindakan manusiawi "merayu dan bergoyang" pada angin dan dedaunan. - Salju menyelimuti kota Paris
Artinya: salju turun menutupi kota Paris - Makanan pedas itu membakar lidahku
Artinya: rasa pedas seakan-akan membakar lidah - Sepeda tua menemani kakek ke ladang setiap hari
Artinya: sepeda usang nan selalu digunakan untuk ke ladang - Tiang listrik berbanjar di sepanjang jalan
Artinya: berbanjar berarti berjejeran - Daun-daun berguguran pada musim itu
Artinya: berguguran berarti daun-daun berjatuhan - Tsunami itu mengejar orang-orang di depan nan berlari ketakutan
Artinya: tsunami menerjang dengan kencang - Di sini kulihat daun kelapa menari ditiup angin sore
Artinya: daun kelapa bergerak tertiup angin seakan menari - Hari itu gunung Merapi memuntahkan isi perutnya
Artinya: gunung Merapi meletus mengeluarkan lahar seakan-akan muntah - Rumput bergoyang diterpa angin
Artinya: rumput bergerak seakan-akan bergoyang terkena angin - Cahaya lampu itu menusuk mataku
Artinya: sinar sinar lampu terlalu terang seperti menusuk mata - Peluit petugas kereta api berteriak keras sekali
Artinya: bunyi peluit itu sangat kencang seperti teriakan - Si jago merah melahap rumah penduduk dalam 1 jam
Artinya: Api itu menghanguskan rumah penduduk dalam 1 jam - Beker menyanyi untuk membangunkanku setiap hari
Artinya: lagu jam beker seakan-akan bernyanyi.
Itulah beberapa contoh majas personifikasi dan maknanya nan bisa dipelajari. Semoga bermanfaat.
(via/juh)
9 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·