Jakarta, CNN Indonesia --
Setiap wilayah di Indonesia mempunyai macam-macam baju budaya tradisional dengan karakter khasnya masing-masing. Umumnya, baju budaya mewakili kebudayaan di wilayah tertentu.
Baju atau pakaian adat dianggap menjadi identitas suatu wilayah nan dipengaruhi oleh kondisi bentang alam serta perbedaan leluhur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka itu, baju budaya wilayah di setiap provinsi Indonesia mempunyai corak dan makna berbeda nan menarik untuk diketahui.
Dihimpun dari buku Mengenal Aneka Ragam Rumah & Pakaian Adat Nusantara dan sumber lainnya, berikut macam-macam baju budaya wilayah dan fungsinya.
Macam-macam baju budaya wilayah di Indonesia
Berikut daftar nama baju budaya setiap wilayah di Indonesia.
- Aceh: Ulee Balang
- Sumatra Utara: Ulos
- Sumatra Barat: Bundo Kanduang
- Riau: Teluk Belanga dan Kebaya Labuh
- Kepulauan Riau: Teluk Belanga dan Kebaya Labuh
- Bengkulu: Rejang Lebong
- Jambi: Baju Kurung Tanggung
- Lampung: Tulang Bawang
- Sumatra Selatan: Aesan Gede
- Bangka Belitung: Paksian
- Banten: Baju Pangsi
- DKI Jakarta: Kebaya Encim dan Sadariah
- Jawa Barat: Bedahan dan Kebaya Sunda
- Jawa Tengah: Kebaya Jawa
- DI Yogyakarta: Kebaya Kesatrian
- Jawa Timur: Pesa'an
- Kalimantan Barat: King Baba dan King Tompang
- Kalimantan Timur: Pakaian Kustin
- Kalimantan Selatan: Babaju Kun Galung Pacinan
- Kalimantan Tengah: Sangkarut
- Kalimantan Utara: Ta'a & Sapei Sapaq
- Gorontalo: Biliu dan Makuta
- Sulawesi Barat: Pattuqduq Towaine
- Sulawesi Tengah: Baju Nggembe
- Sulawesi Utara: Laku Tepu
- Sulawesi Tenggara: Kinawo dan Babu Nggawi
- Sulawesi Selatan: Baju Bodo dan Baju Pokko
- Bali: Payas Agung
- Nusa Tenggara Timur: Baju Amarasi
- Nusa Tenggara Barat: Baju Lambung
- Maluku: Baju Cele
- Maluku Utara: Manteren Lamo
- Papua: Koteka/Holim
- Papua Barat: Pakaian Ewer
- Papua Pegunungan: Koteka/Holim
- Papua Selatan: Pummi
- Papua Tengah: Koteka/Holim
- Papua Barat Daya: Boe, Kuli Bia, Topi Kasuari, Kalung Manik-Manik
Fungsi baju adat
Tidak hanya unik, busana budaya rupanya bisa menggambarkan status sosial seseorang. Dirangkum dari beragam sumber, berikut penjelasan kegunaan baju adat:
1. Identitas daerah
Baju budaya mencerminkan karakter unik suatu daerah. Maka wajar, baju budaya di setiap wilayah mempunyai motif, warna, dan model nan berbeda.
Contohnya baju budaya ulos nan berasal dari Sumatra Utara. Pakaian ini menggambarkan status sosial dan kepercayaan spiritual seseorang.
2. Merayakan hari besar
Pakaian budaya kerap dipakai dalam seremoni hari-hari besar, termasuk upacara adat. Penggunaannya bermaksud untuk menghormati tradisi dan mengenang nilai-nilai budaya nan diwariskan leluhur.
3. Daya tarik daerah
Di beberapa tempat, baju budaya wilayah bisa digunakan untuk mempromosikan pariwisata. Misalnya di Bali, baju budaya di provinsi itu berjulukan Payas Agung nan bisa menarik perhatian visitor lokal hingga asing.
4. Simbol status sosial
Dalam beberapa budaya, model alias perincian pada baju budaya menunjukkan status sosial pemakainya.
Biasanya, bangsawan alias keturunan raja memakai busana budaya dengan ornamen khusus, warna tertentu, alias aksesori emas nan tidak digunakan oleh "rakyat biasa".
Hal itu bisa kita lihat dari penggunaan baju budaya nan berasal dari Aceh berjulukan Ulee Balang. Bangsawan alias pemimpin wilayahnya bakal menggunakan ornamen berupa sulaman emas.
5. Momen pernikahan
Pakaian budaya juga menjadi pilihan utama dalam upacara pernikahan tradisional. Selain memperkuat nuansa budaya, pemakaian baju budaya dalam pernikahan melambangkan nilai-nilai luhur nan dipegang family kedua mempelai.
Itulah macam-macam baju budaya wilayah di Indonesia dan fungsinya. Semoga bermanfaat!
(san/juh)
8 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·