Jakarta, CNN Indonesia --
Jin dan setan adalah makhluk buatan Allah Swt nan dapat menyesatkan umat manusia. Mereka adalah musuh nyata bagi manusia nan kudu dihindari.
Agar terhindar dari gangguan dan tipu dayanya, doa pelindung diri dari gangguan hantu dan setan dapat diamalkan setiap muslim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menunaikan sholat lima waktu, Islam mengajarkan umat muslim untuk memanjatkan angan dan mengamalkannya.
Doa menjadi salah satu kekuatan agar kita selalu dalam lindungan Allah Swt dan diselamatkan dari hal-hal jelek seperti hantu dan setan.
Dirangkum dari laman NU Online, berikut doa-doa nan bisa diamalkan untuk melindungi diri dari gangguan hantu dan setan.
1. Doa nan diajarkan Jibril kepada Rasulullah Saw
Doa ini merujuk dari kisah nan disampaikan Ibnu Mas'ud berasas cerita Malaikat Jibril saat kehadiran sekelompok kaum jin.
Saat itu, Jibril sudah membacakan angan tetapi tidak membikin para hantu jera, sampai akhirnya dia melantukan ayat berikut dan kaum hantu pun tersungkur.
أَعُوذُ بِوَجْهِ اللَّهِ الْكَرِيمِ، وَبِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا. وَمِن شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ طَوَارِقِ اللَّيْلِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ
A'ûdzu biwajhillâhil karîm, wabikalimâtillâhit-tâmmâtil-latî lâ yujâwizuhunnâ barrun wa lâ fâjirun, min syarri mâ yanzilu minas-samâ'i, wa min syarri ma ya'ruju fîhâ, wa min syarri mâ dzara'a fil-ardhi, wamin syarri ma yakhruju minhâ, wa min syarri fitanil-laili wan-nahâri, wamin syarri thawâriqil-laili, wamin syarri kulli thâriqin illâ thâriqan yathruqu bi khairin, yâ rahmân.
Artinya: "Aku berlindung dengan Zat Allah nan maha mulia, dengan kalimat-kalimat-Nya nan sempurna, nan tidak ada orang baik dan juga orang durhaka nan melampauinya, dari keburukan nan turun dari langit dan keburukan apa pun nan naik ke langit; dari keburukan apa saja nan masuk ke bumi dan keburukan apa saja nan keluar dari bumi; dari keburukan fitnah-fitnah siang dan malam; dari keburukan petaka-petaka malam; dari keburukan setiap petaka nan datang, selain petaka nan datang membawa kebaikan, wahai Zat nan maha penyayang." (HR At-Thabarani di Al-Mu'jam Shagir dan Awsat)
2. Doa terhindar dari hantu dan setan dibaca sebelum tidur
Sebelum tidur, muslim juga dapat membaca angan agar terhindar dari gangguan hantu dan setan.
أعوذُ بِكلماتِ اللَّهِ التَّامَّة من غضبِه وعقابِه وشرِّ عبادِه ومن همزاتِ الشَّياطينِ وأن يحضرونِ
A`ûdzu bikalimâtillâhit-tâmmâti min ghadabihi wa 'iqhâbihi wa syarri 'ibâdihi wa min hamazâtis syayâtîn waan yahdurun.
Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah nan sempurna, dari murkaNya, balasanNya, dan paling buruknya hamba-Nya, dan gangguan-gangguan setan dan dari kehadiran mereka."
3. Membaca zikir pagi dan petang
Salah satu referensi nan dapat melindungi kita dari gangguan hantu dan setan adalah dengan rutin mengamalkan zikir pagi dan petang. Berikut contoh dari referensi zikir-zikir pagi dan petang.
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ.لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Lâ ilâha illallâhu waḫdahu lâ syarîka lah(u). lahul-mulku wa lahul-ḫamdu yuḫyî wa yumîtu wa huwa `ala kulli syai'in qadîr(un).
Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Allah dengan kesendirian-Nya. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kekuasaan, dan bagi-Nya segala pujian. Dialah nan menghidupkan dan nan mematikan, dan Dia sangat berkuasa atas segala sesuatu"
أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
A`ûdzu bikalimâtillâhit-tâmmâti min syarri mâ khalaq(a).
Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah nan sempurna dari keburukan apa pun nan diciptakan oleh Allah."
بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
Bismillâhil-ladzî lâ yadurru ma`asmihi syai'un fil-ardli wa lâ fis-samâ'i wa huwas-samî`ul-`alîm(u)
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah nan berbareng nama-Nya tak ada sesuatu pun di bumi dan di langit dapat memberi bencana, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
4. Membaca ayat kursi
Ayat Kursi dapat dibaca dalam beragam kesempatan, seperti setelah sholat, ketika hendak tidur, alias saat berjalan untuk memohon perlindungan.
ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ
Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.
Artinya: Allah, tidak ada Tuhan (yang berkuasa disembah) melainkan Dia nan Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa nan di langit dan di bumi. Tiada nan dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa nan di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari pengetahuan Allah melainkan apa nan dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
5. Doa pelindung diri dari jin, setan dan sekutunya
Berikut referensi angan pengusir setan dan sekutunya seperti nan dikutip dari buku Panduan Lengkap Doa untuk Muslimah.
اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ، عَالِمَ الغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَشَرِالشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ.
Allaahumma faathiras samawaati wal ardhi, 'aalimal ghaibi was syahaadah, rabba kulli syai'in wa maliikah, asyhadu an laa ilaaha illaa anta. A'uudzu bika min syarri nafsii wa syarris syathaani wa syirkih.
Artinya: "Tuhanku, pembuat langit dan Bumi, nan mengetahui perihal nan gaib dan nyata, Tuhan dan penguasa segala sesuatu. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan nafsuku, kejahatan setan, dan sekutunya." (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi)
Demikianlah doa-doa pelindung diri dari gangguan hantu dan setan nan bisa muslim amalkan. Semoga bermanfaat!
(mrs/juh)
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·