Jakarta, CNN Indonesia --
Dalam kehidupan sehari-hari, kalimat aktif dan pasif sudah biasa digunakan, baik itu dalam percakapan maupun dalam penulisan.
Kedua kalimat ini mempunyai bentuk kalimat nan saling berlawanan. Berikut contoh kalimat aktif dan pasif dilengkapi ciri-ciri, serta perbedaannya nan dapat dipelajari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir dari buku Panduan Praktis Menerapkan English Grammar dalam Percakapan Sehari-hari, kalimat aktif ditandai dengan kata kerja nan mengandung awalan me- alias ber-. Misalnya: Ayah membeli makanan di supermarket.
Sementara kalimat aktif adalah kalimat nan kata kerjanya nan mengandung awalan di-. Misalnya: Makanan itu dibeli ayah di supermarket.
Agar lebih memahami gimana penggunaan kalimat aktif dan pasif, berikut ciri-ciri, perbedaan, dan contoh kalimat aktif dan pasif.
Ciri-ciri kalimat aktif dan pasif
Sebelum membikin contoh kalimat aktif dan pasif, ketahui terlebih dulu ciri-cirinya. Berikut perbedaan ciri-ciri kalimat aktif dan pasif:
1. Kalimat aktif
- Subjek sebagai pelaku
- Kata kerja aktif dilakukan oleh pelaku
- Predikat nan berawalan dengan me-/ber-
2. Kalimat pasif
- Subjek sebagai penderita alias objek
- Predikatnya berawalan di- dan ter- alias ke-an
Contoh kalimat pasif dan aktif
Dihimpun dari beragam sumber, berikut contoh kalimat pasif dan aktif nan dapat dipelajari untuk mengetahui perbedaannya.
Contoh kalimat aktif
- Ayah sedang memperbaiki sepeda motor.
- Ibu menyiapkan sarapan untuk keluarga.
- Siswa membaca kitab pelajaran di perpustakaan.
- Kakak mencuci busana menggunakan mesin cuci.
- Mereka membersihkan laman rumah bersama-sama.
- Petani menanam sayuran segar di kebun.
- Guru menjelaskan materi dengan rinci dan jelas.
- Adik menonton animasi kesukaannya di televisi.
- Tim sepak bola memenangkan pertandingan final.
- Nelayan menangkap ikan menggunakan jaring besar.
- Dokter memeriksa pasien dengan penuh perhatian.
- Siti menulis cerita pendek untuk lomba menulis.
- Ayah membaca surat kabar pagi sembari minum kopi.
- Pekerja pabrik mengemas peralatan dalam kardus besar.
- Anak-anak menyambut tamu dengan penuh gembira.
- Tukang kayu membikin lemari untuk ruang tamu.
- Mahasiswa mendiskusikan topik krusial di kelas.
- Penari memperagakan tarian wilayah dengan indah.
- Penyanyi menyanyikan lagu dengan bunyi merdu.
- Pedagang menjual buah segar di pasar tradisional.
- Polisi lampau lintas mengatur kendaraan saat macet.
- Murid-murid memperhatikan penjelasan dari gurunya.
- Pembalap memacu kendaraan di lintasan balap
- Anak mini menggambar pemandangan dengan krayon.
- Ibu membeli sayuran segar di pasar pagi.
Contoh kalimat pasif
- Surat undangan telah dikirim oleh panitia.
- Lagu kebangsaan dinyanyikan oleh seluruh siswa.
- Tugas rumah sudah dikerjakan oleh Andi.
- Nasi goreng dimasak oleh ibu di dapur.
- Tanaman itu disiram setiap pagi hari.
- Pintu ruangan dikunci oleh petugas sekolah.
- Sepatu kotor telah dicuci oleh kakak.
- Mobil rusak sedang diperbaiki oleh montir.
- Gambar pemandangan dibuat oleh anak kecil.
- Novel fiksi dibaca oleh banyak pelajar.
- Piala kemenangan diserahkan kepada sang juara.
- Makanan sehat disiapkan oleh ahli masak.
- Jembatan baru dibangun oleh para pekerja.
- Lampu jalan diperbaiki oleh teknisi listrik.
- Pidato dibacakan oleh ketua kelas.
- Surat lamaran diketik oleh pelamar kerja.
- Laptop rusak diperiksa oleh teknisi toko.
- Ruang kelas dibersihkan setiap sore hari.
- Barang kiriman diterima oleh penerima paket.
- Obat batuk diminum setelah makan malam.
- Laporan mingguan dikumpulkan hari Jumat sore.
- Gigi berlubang dicabut oleh master gigi.
- Roti manis dipanggang oleh kreator roti.
- Hewan langka dilindungi oleh undang-undang.
- Buah apel dipetik dari pohonnya langsung.
Itulah beberapa contoh kalimat aktif dan pasif nan bisa digunakan dalam penulisan alias percakapan sehari-hari. Selamat belajar!
(via/juh)
9 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·