slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

6 Organ Dalam Tubuh Manusia Lengkap Bagian-bagian Dan Fungsinya

Sedang Trending 7 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Organ tubuh manusia merupakan sistem nan terdiri dari beragam struktur kompleks nan bekerja berbareng untuk menjalankan tugas-tugas penting bagi tubuh.

Setiap organ mempunyai kegunaan krusial, seperti jantung nan memompa darah, paru-paru nan menyerap oksigen, dan ginjal nan menyaring racun serta limbah. Memahami peran setiap organ menjadi langkah awal dalam menjaga kesehatan secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanpa perawatan nan baik, organ-organ ini dapat mengalami gangguan nan memengaruhi kualitas hidup.

Dibedakan berasas letaknya, organ tubuh manusia terbagi atas dua jenis, ialah organ dalam dan organ luar. Organ dalam meliputi otak, jantung, paru-paru, hati, hingga lambung; sedangkan organ luar ialah mata, hidung, hingga kulit.

Supaya Anda lebih paham, simak organ nan ada di dalam tubuh manusia, bagian-bagian, serta fungsinya.

1. Otak

Ilustrasi kanker otakIlustrasi. Otak adalah organ utama sistem saraf nan mengatur nyaris seluruh aktivitas tubuh manusia. (iStock/Lars Neumann)

Dikutip dari Modul Pembelajaran SMA Biologi Kelas XI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, otak adalah organ utama sistem saraf nan mengatur nyaris seluruh aktivitas tubuh, mulai dari gerak, pikiran, perasaan, hingga kegunaan vital.

Otak manusia mempunyai dua belahan, kiri nan mengendalikan tubuh kanan dan kanan nan mengendalikan tubuh kiri, keduanya terhubung oleh serabut saraf.

Bagian utamanya meliputi otak besar nan mengatur gerakan, penglihatan, pendengaran, serta kegunaan berpikir; otak tengah nan mengendalikan mobilitas refleks mata dan posisi tubuh; otak mini nan menjaga keseimbangan dan koordinasi; serta sumsum lanjutan nan menghubungkan otak dengan sumsum tulang belakang dan mengatur degub jantung, pernapasan, serta refleks dasar.

Selain itu, talamus berfaedah menerima rangsangan sebelum diteruskan ke area sensorik, sedangkan hipotalamus mengatur suhu tubuh, nutrisi, hormon, kesadaran, dan emosi.


2. Jantung

ilustrasi jantungIlustrasi. Jantung adalah organ vital nan berfaedah memompa darah ke seluruh tubuh. (iStockphoto/magicmine)

Melansir Pengayaan Materi IPA SD Sistem Peredaran Darah Kemendikbud, jantung adalah organ vital nan berfaedah memompa darah ke seluruh tubuh melalui sistem peredaran darah.

Letaknya berada di rongga dada sebelah kiri, di atas diafragma, dan dilindungi oleh lapisan perikardia nan berisi cairan untuk mengurangi gesekan saat berdenyut.

Jantung mempunyai empat ruang: dua serambi (atrium) nan menerima darah dari luar jantung dan dua bilik (ventrikel) nan memompa darah ke paru-paru dan seluruh tubuh.

Aliran darah diatur oleh katup nan mencegah darah mengalir balik. Dinding bilik lebih tebal dibandingkan serambi lantaran tugasnya nan lebih berat.

Denyut jantung diatur oleh sistem saraf simpatis dan parasimpatis, nan masing-masing dapat mempercepat alias memperlambat frekuensinya.

Mekanisme kerja jantung terjadi melalui kontraksi (memompa darah) dan relaksasi (mengisi darah) dalam suatu siklus ritmis nan disebut siklus jantung.


3. Paru-paru

3D illustration of Lungs - Part of Human Organic.Ilustrasi. Paru-paru adalah organ pernapasan utama manusia. (Istockphoto/yodiyim)

Melansir kitab Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas VIII Semester 2 Kemendikbud, paru-paru adalah organ pernapasan utama nan terdiri atas dua bagian, ialah paru-paru kanan (pulmo dekster) dengan tiga lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) dengan dua lobus.

Paru-paru dilapisi pleura, ialah selaput rangkap dua berisi cairan limfa nan berfaedah melindunginya dari gesekan saat mengembang dan mengempis. Di dalam paru-paru terdapat alveolus, tempat terjadinya pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida.


4. Hati

Ilustrasi kanker hati dan saluran empeduIlustrasi. Hati alias liver berkedudukan sebagai pusat metabolisme serta membantu detoksifikasi. (iStock/magicmine)

Hati alias liver merupakan organ padat terbesar sekaligus kelenjar terbesar dalam tubuh, nan terletak di bagian kanan atas rongga perut.

Organ ini berkedudukan sebagai pusat metabolisme, membantu proses detoksifikasi, serta memproduksi beragam unsur krusial untuk pencernaan dan kegunaan tubuh lainnya.

Hati mempunyai peran krusial dalam membuang zat-zat sisa seperti urea, pigmen, empedu, dan beragam racun. Organ ini juga merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh sekaligus pusat detoksifikasi utama.


5. Ginjal

3D Illustration of Human Body Organs (Kidneys)Ilustrasi. Ginjal berfaedah menyaring limbah dalam tubuh dan menjaga keseimbangan cairan. (Istockphoto/magicmine)

Ginjal adalah organ krusial dalam sistem ekskresi nan berfaedah menyaring darah, membuang unsur sisa, serta menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh. Bentuknya menyerupai biji kacang merah, berjumlah dua, terletak di kanan dan kiri tulang pinggang dengan ginjal kiri sedikit lebih tinggi dari kanan.

Setiap ginjal terhubung ke kandung kemih melalui ureter nan menyalurkan urin hasil penyaringan, sementara uretra menjadi saluran pembuangannya.

Bagian luar ginjal disebut korteks, bagian dalam disebut medula, dan unit fungsionalnya adalah nefron nan terdiri atas tubulus proksimal, lengkung Henle, tubulus distal, dan tubulus pengumpul tempat urin terkumpul sebelum dikeluarkan.


6. Lambung

Ilustrasi masam lambungIlustrasi. Lambung adalah organ pencernaan nan berbentuk kantong. (iStock/decade3d)

Lambung adalah organ pencernaan nan berbentuk kantong dan terletak di antara esofagus serta usus halus.

Fungsinya meliputi menampung makanan, mengaduknya, dan mencerna baik secara mekanis melalui aktivitas otot lambung maupun secara kimiawi dengan support masam klorida (HCl) serta enzim seperti pepsin dan renin.

Lambung juga berkedudukan membunuh kuman nan masuk berbareng makanan dan mengubah bolus menjadi kimus sebelum dialirkan ke usus dua belas jari untuk proses pencernaan selanjutnya.

Selain organ-organ tersebut, manusia juga mempunyai organ non-vital, seperti kantong empedu, pankreas, usus besar, dan usus kecil.

Demikian penjelasan dari organ tubuh manusia bagian dalam, komplit bagian dan fungsinya. Semoga bermanfaat.

(sac/fef)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru