Jakarta, CNN Indonesia --
Membaca angan bisa jadi salah satu langkah untuk membikin pikiran dan hati tenang. Doa minta ketenangan bisa dipanjatkan umat Islam ketika merasa cemas, resah, alias gelisah.
Dengan bermohon kepada Allah Swt, perihal tersebut dapat membikin pikiran dan emosi menjadi lebih tenang. Terutama ketika menghadapi ujian alias masalah hidup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anjuran untuk bermohon kepada Allah Swt dijelaskan dalam sabda berikut.
"Berdoalah kepada Allah, nan jika Anda tertimpa musibah, kemudian Anda bermohon kepada-Nya, pasti Dia menghilangkan musibah itu. Jika Anda kehilangan kendaraan di sebuah dataran nan tidak ada tumbuhan dan tidak berpenghuni, lampau Anda bermohon kepada-Nya, niscaya Dia mengembalikan kendaraan itu kepada kamu. Dan Dialah nan jika Anda tertimpa paceklik panjang, lampau Anda bermohon pada-Nya, niscaya Allah menumbuhkan tanam-tanaman untuk Anda (HR Abu Dawud).
Merangkum beragam sumber, berikut beberapa referensi angan minta ketenangan nan bisa Anda baca ketika resah dan gelisah.
Doa minta ketenangan 1
Berikut referensi meminta ketenangan dengan memohon kepada Allah Swt untuk mengarahkan hati untuk alim kepada-Nya.
اللهم مُصَرْنَ القُلوبِ، صَرِتْ قُلُوْبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ
Arab-latin: Allâhumma musharrifal-qulûbi sharrif qulûbanâ 'alâ thầ'- atika.
Artinya: "Ya Allah, nan mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami untuk alim kepada-Mu." (HR Muslim)
Doa minta ketenangan 2
Doa berikutnya dapat dibacakan untuk meminta ketenangan dan perlindungan dari Allah Swt.
أعُوذُ بِكَلِماتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ، وَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّياطِينِ وأنْ يَحْضُرُونِ
Arab-latin: A'udzu bi kalimatillahit tammati min ghadhabihi, wa'iqabihi, wa syarri'ibadihi, wa min hamazatis syayathini wa an yahdhurun.
Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat Allah nan sempurna dari murka-Nya, siksa-Nya, keburukan hamba-Nya, gangguan setan, dan setan nan hadir."
Doa minta ketenangan 3
Doa meminta ketenangan selanjutnya adalah memohon kepada Allah Swt untuk dimudahkan segala urusan. Ini adalah penggalan angan Nabi Musa AS nan terdapat dalam Al-Quran Surat Thaha ayat 25-28.
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Arab latin: Robbisrohlii sodrii, wa yassirlii amrii, wahlul 'uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii'
Artinya: "Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku."
Doa minta ketenangan 4
Umat Islam juga dapat membaca angan meminta ketenangan berikut untuk menghilangkan kebingungan dan kebimbangan.
اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِي بِيَدِكَ مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِيَّ قَضَائُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ القُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِي وَنُوْرَ صَدْرِي وَجِلَاءَ غَمِّي وَذَهَابَ حُزْنِي وَهَمِّي
Arab-latin: Allahumma inni'abduka, wabnu'abdika, wabnu amatika. Nashiyati bi yadika madhin fiyya hukmuka, 'adlun fiyya qadha'uka.
As'aluka bi kulli ismin huwa laka sammayta biji nafsaka, wa anzaltahu fi kitabika, wa'allamtahu ahadan min khalqika, awista'tsarta bihi fil ilmil ghaybi'indaka, an taj'alal qur'ana rabi'a qalbi, wa nura shadri, wa jila'a ghammi, wa dzahaba huzni wa hammi.
Artinya: "Ya Allah, sungguh saya hamba-Mu, putra hamba-Mu (laki-laki), putra hamba-Mu (perempuan). Nasib di tangan-Mu, bertindak padaku ketentuan-Mu, setara padaku putusan-Mu.
Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama-Mu nan kau sebut untuk diri-Mu, nan kau turunkan dalam kitab-Mu, nan kau ajarkan pada segelintir hamba-Mu, alias nan kau sendiri nan mengetahuinya dalam pengetahuan ghaib agar kau menjadikan Al Quran sebagai musim semi di hatiku, sinar batinku, pelenyap kebingunganku, dan penghilang kesedihan serta kebimbanganku."
Doa minta ketenangan 5
Doa berikutnya memohon kepada Allah Swt, karena tidak ada Tuhan selain Allah Swt.
لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ
Arab latin: La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin.
Artinya: "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya saya adalah termasuk orang-orang nan zalim."
Doa minta ketenangan 6
Berikut angan minta ketenangan selanjutnya nan bisa dibaca umat Islam.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ لِيْ نُوْرًا فِيْ قَلْبِيْ، وَنُوْرًا فِيْ قَبْرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ سَمْعِيْ، وَنُوْرًا فِيْ بَصَرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ شَعْرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ بَشَرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ لَحْمِيْ، وَنُوْرًا فِيْ دَمِيْ، وَنُوْرًا فِيْ عِظَامِيْ. وَنُوْرًا مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَنُوْرًا مِنْ خَلْفِيْ، وَنُوْرًا عَنْ يَمِيْنِيْ، وَنُوْرًا عَنْ شِمَالِيْ، وَنُوْرًا مِنْ فَوْقِيْ، وَنُوْرًا مِنْ تَحْتِيْ. اَللّٰهُمَّ زِدْنِيْ نُوْرًا، وَاَعْطِنِيْ نُوْرًا، وَاجْعَلْ لِيْ نُوْرًا، وَاجْعَلْنِيْ نُوْرًا
Arab-latin: Allahummaj'al li nuran fi qalbi, wa nuran fi qabri, wa nuran fi sam'i, wa nuran fi basharu, wa nuran fi sya'ri, wa nuran fi basyari, wa nuran fi lahmi, wa nuran fi dami, wa nuran fi izhami, wa nuran min bayni yadyya, wa nuran fi khalfi, wa nuran 'an yamini, wa nuran 'an syimali, wa nuran min fawqi, wa nuran min tahti. Allahumma zidni nura. Wa a'thini nura. Waj'al li nura. Waj'alni nura.
Artinya: "Ya Allah jadikanlah sinar pada hatiku, kuburku, pendengaranku, penglihatanku, rambutku, kulitku, dagingku, darahku, tulang-tulangku, di hadapanku, belakangku, sisi kananku, sisi kiriku, sisi atasku, dan pada sisi bawahku. Ya Allah tambahkanlah sinar bagiku. Berikanlah sinar kepadaku. Jadikanlah sinar bagiku. Jadikanlah diriku bercahaya."
Doa minta ketenangan 7
Doa minta ketenangan ini adalah memohon perlindungan kepada Allah Swt dari rasa malas, takut, dan lainnya.
اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ
Arab-latin: Allahumma inni a'udzu bika minal 'ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a'udzu bika min 'adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat.
Artinya: "Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan saya juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta musibah kehidupan dan kematian."
Itulah kumpulan angan minta ketenangan agar pikiran dan hati tenang ketika menghadapi beragam situasi di kehidupan sehari-hari.
(via/juh)
[Gambas:Video CNN]
7 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·