slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Ajukan Tahanan Rumah, Ebenezer Uji Konsistensi Kpk

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Pengacara dari terdakwa kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi sekaligus mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Immanuel Ebenezer (Noel Ebenezer), Aziz Yanuar, mengungkapkan argumen kliennya mau mengusulkan pengalihan jenis tahanan menjadi tahanan rumah adalah lantaran mau memandang konsistensi penegakan norma dari abdi negara penegak hukum.

Aziz mau mengetahui apakah ada keadilan dalam prosesnya menindaklanjuti keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nan sempat mengalihkan penahanan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji sekaligus mantan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas dari tahanan Rutan menjadi tahanan rumah.

"Klien kami ialah Immanuel Ebenezer dan keluarganya sedang mengusulkan juga permohonan untuk tahanan rumah. Sebenarnya semangat dari family dan tim kuasa norma itu adalah mau memandang sejauh mana sih penegakan norma ini berkeadilan alias hanya tebang pilih?" kata Aziz di Kantor KPK, Jakarta, Jumat (27/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika ini dekat dengan kekuasaan, ada interest tertentu dengan kekuasaan nan saat ini terlibat di pemerintahan, kemudian dia dipermudah untuk dapat tahanan rumah. Sedangkan nan sudah tidak ada interest kemudian dipersulit. Sebenarnya kita mau memandang itu saja, kita mau mengukur, ada measure gimana penegakan norma ini, implementasinya ini, ada enggak sih equality before the law. Kita mau lihat itu sebenarnya," lanjutnya.

Aziz lantas menyoroti keputusan KPK nan sempat menolak ketika kliennya mau melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh pada tahap penyidikan. Noel, kata dia, hanya diberi izin dua kali untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pada saat kasus belum dilimpahkan ke pengadilan.

"Keluhannya sampai saat ini Bang Noel itu ada diabetes, ada gula, dan juga ada penyumbatan pembuluh darah. Nah, makanya kemarin dari pengadilan sudah diberikan (izin) untuk medical check up nan menyeluruh dan alhamdulillah sudah terjadi, sudah dilakukan," tutur dia.

"Atas rekomendasi dari dokter, kudu ada operasi mini terhadap Immanuel Ebenezer untuk penyumbatan di pembuluh darahnya mencegah adanya stroke mendadak nantinya. Itu permohonan nan kita ajukan ke pengadilan. InsyaAllah pekan depan (diputuskan hakim)," lanjut dia.

Pada hari ini, Aziz mewakili Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Advokat Persaudaraan Islam melaporkan lima Pimpinan KPK ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK atas dugaan pelanggaran kode etik mengenai polemik penahanan rumah Yaqut Cholil Qoumas.

Aziz mengatakan ada dugaan pelanggaran kode etik berupa nilai keadilan, profesionalisme, transparansi dan etika pemerintahan mengenai pengalihan jenis tahanan Yaqut.

"Yang kita laporkan, pertama ada Ketua KPK, kemudian Wakil Ketua KPK. Wakil Ketuanya itu ada empat. Kemudian ada Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi, Direktur Penyelidikan, ada Direktur Penyidikan serta Juru Bicaranya," ujar Aziz.

Dia mengungkapkan ada sejumlah nilai nan dilanggar para terlapor di kembali pengalihan jenis penahanan Yaqut. Di antaranya nilai keadilan, profesionalisme hingga transparansi.

(ryn/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru