Jakarta, CNN Indonesia --
Manakah penulisan nan benar, analisa atau analisis? Sebab tetap banyak orang nan kerap keliru dalam menuliskan kata tersebut.
Perbedaan keduanya memang tidak banyak, tetapi dalam penulisan formal, perihal seperti ini perlu diperhatikan dan mengikuti aturan kata baku nan berlaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam norma Ejaan nan Disempurnakan (EYD) dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bahasa Indonesia mempunyai patokan tentang penulisan kata baku.
Meski terlihat sepele, penggunaan kata baku sangat penting. Dengan memahami patokan penulisan nan sesuai, perihal itu bisa menjadi langkah menghindari terjadinya kekeliruan dalam menulis.
Lantas, gimana penulisan nan benar, analisa alias analisis? Dalam KBBI, penulisan nan betul adalah analisis. Sementara itu, analisa merupakan corak tidak baku dari analisis.
Analisis memiliki beberapa pengertian nan dijelaskan dalam KBBI. Berikut lima makna analisis:
- Penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan dan sebagainya) untuk mengetahui keadaan nan sebenarnya (sebab musabab, duduk perkaranya, dan sebagainya).
- Penguraian suatu pokok atas beragam bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antarbagian untuk memperoleh pengertian nan tepat dan pemahaman makna keseluruhan.
- Penyelidikan kimia dengan menguraikan sesuatu untuk mengetahui unsur bagiannya dan sebagainya.
- Penjabaran sesudah dikaji sebaik-baiknya.
- Pemecahan persoalan nan dimulai dengan dugaan bakal kebenarannya.
Ditambahkan Buku Harmoni Keanekaragaman Eksplorasi Pendidikan Multikultural oleh Samuel Siringo Ringo, M.Pd, Harahap dalam Azwar menyebut bahwa kajian adalah memecahkan alias menguraikan sesuatu unit menjadi unit terkecil.
Menurutnya, kajian merupakan langkah untuk memecahkan persoalan melalui sebuah unit menjadi unit nan lebih kecil.
Sementara itu, Komaruddin menilai kajian sebagai aktivitas berpikir untuk menguraikan suatu keseluruhan menjadi komponen sehingga mengenal tanda-tanda komponen, hubungannya dengan nan lain secara terpadu.
Analisis dibuat dengan tujuan mengumpulkan info nan bakal digunakan untuk beragam keperluan. Contoh dalam pendidikan, kajian berfaedah untuk melakukan makna penelitian dalam beragam subjek alias bagian keilmuan.
Kata turunan dan campuran analisis
KBBI juga memaparkan sejumlah kata turunan kajian nan ditambahkan imbuhan di depan maupun belakang. Berikut kata turunan dari analisis:
- Beranalisis
- Keteranalsisisan
- Menganalisis
- Penganalisis
- Penganalisisan
- Teranalisis
Sementara itu terdapat sejumlah kata campuran dari analisis, diantaranya:
- Analisis bahaya
- Analisis bahasa
- Analisis isi
- Analisis jabatan
- Analisis komposisi tubuh
- Analisis kinerja
- Analisis komponen bunyi
- Analisis kuantitatif
- Analisis kuantifikasi
- Analisis likuiditas
Ciri-ciri kata baku
Dalam Modul Sakti Sistem Asesmen Kritis, Terpadu dan Inovatif oleh Tim Tentor Eduka, biasanya, kata baku digunakan dalam situasi umum seperti penulisan ilmiah, surat resmi dan media massa. Berikut ciri-cirinya:
- Tidak dipengaruhi bahasa wilayah alias bahasa asing.
- Tidak mengalami perubahan makna alias penambahan imbuhan nan tidak lazim.
- Sesuai dengan patokan tata bahasa dan KBBI.
Contoh kalimat analisis
Dirangkum dari sejumlah sumber, berikut ini contoh kalimat dengan kata analisis:
- Para intelektual sedang sibuk berbincang mengenai hasil analisis nan dilakukan.
- Analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa untuk mengetahui keadaan nan sebenarnya.
- Analis adalah orang nan melakukan analisis.
- Topic modelling adalah teknik analisis teks.
- Analisis info dilakukan dengan pendekatan PLS-SEM menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0.
Demikian penjelasan untuk analisa alias kajian nan benar. Penulisan nan betul adalah analisis, karena kata analisa merupakan corak tidak baku dari analisis.
(glo/juh)
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·