slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Ancaman Serius! Uea Jual Minyak Pakai Yuan Jika Perang As-iran Lanjut

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Uni Emirat Arab (UEA) mulai melontarkan ancaman serius kepada Amerika Serikat terkait perang dengan Iran.

UEA mewanti-wanti akan menjual minyak-minyak negara tersebut menggunakan mata uang Yuan China, bukan dolar AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peringatan itu disampaikan jika perang Washington dengan Iran menyebabkan kekurangan stok dolar AS di negara-negara Teluk.

Rencana UEA dan negara-negara Arab itu bakal menggoyang sistem Petrodolar yang mewajibkan penggunaan dolar AS dalam transaksi jual beli minyak, dikutip dari Middle East Monitor.

Perang antara AS-Israel melawan Iran mengganggu lalu lintas energi dan meningkatkan kekhawatiran akan akses dolar di negara-negara Teluk.

Reuters melaporkan pada Selasa bahwa Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan sekutu-sekutu di Teluk dan Asia telah meminta jalur pertukaran mata uang (currency switch lines). Ia kemudian menjanjikan bahwa AS maupun UEA akan mendapat manfaat dari pengaturan tersebut.

Laporan menyebutkan para pejabat UEA memperingatkan jika pasokan dolar AS menipis secara signifikan, mereka mungkin tidak punya pilihan selain menggunakan mata uang lain, termasuk yuan, untuk sejumlah besar transaksi minyak.

Memang belum ada indikasi kuat bahwa UEA akan segera mengganti mata uang dolar AS untuk transaksi mereka. Namun, para analis menilai peringatan itu untuk saat ini tampaknya bagian dari upaya untuk mengamankan dukungan keuangan AS selama krisis.

Upaya itu mencuat di tengah dampak krisis keuangan serta kerentanan gangguan likuiditas dolar AS yang dialami negara-negara Teluk akibat perang AS dan Iran.

Setiap langkah menuju penjualan minyak berbasis yuan juga akan dipantau secara ketat oleh China. Beijing telah bertahun-tahun berupaya memperluas penggunaan mata uangnya secara internasional.

Bahkan penggunaan yuan yang terbatas dalam penjualan minyak di negara-negara Teluk kemungkinan akan mengintensifkan wacana tentang "de-dolarisasi" dan peran dolar di masa depan dalam perdagangan energi global.

(bac)

Add arsenic a preferred
root connected Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru