slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Apa Itu Tata Surya? Ini Pengertian, Teori, Dan Anggotanya

Sedang Trending 10 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Tata surya alias dalam bahasa Inggris disebut solar system adalah istilah astronomi nan merujuk pada sistem benda-benda langit nan terikat oleh style gravitasi Matahari.

Dengan mengetahui pengertian apa itu tata surya, kita dapat memahami gimana peranannya dalam kehidupan di Bumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tata surya berkedudukan krusial dalam menyediakan daya dan sinar pada manusia, menjaga keseimbangan gravitasi, mendukung terbentuknya kehidupan di Bumi, dan tetap banyak lagi.

Untuk mengenal lebih banyak tentang tata surya, pelajari penjelasannya berikut ini.

Pengertian tata surya

Apa itu tata surya? Tata surya adalah sistem benda-benda langit nan terikat oleh style gravitasi Matahari.

Melansir dari Britannica, tata surya terdiri dari Matahari nan merupakan bintang besar nan ada di galaksi Bimasakti dan benda-benda langit nan mengorbitnya. Terdapat 8 planet dengan lebih dari 400 bulan nan ada di tata surya.

Tak hanya itu, ada pula banyak asteroid, beberapa di antaranya mempunyai satelit sendiri, komet, hamparan gas dan debu, serta benda-benda langit lainnya.

Keunikan dari tata surya adalah sistem barang langit ini dapat diamati oleh manusia secara langsung alias menggunakan support teknologi. Beberapa barang langit nan bisa dilihat dengan mata bugil adalah Matahari, Bulan, dan planet paling terang.

Hal ini membikin tata surya dapat dipelajari oleh astronom kuno. Ilmu tersebut kemudian terus berkembang hingga muncul pengetahuan astronomi.

Saat ini jumlah info tentang pergerakan, sifat, dan komposisi planet dan benda-benda nan lebih mini telah berkembang pesat, dan jangkauan instrumen pengamatan telah meluas jauh melampaui tata surya hingga ke galaksi-galaksi lain.

Teori tata surya

Berdasarkan Royal Museum Greenwich, ada lima teori tentang awal mula tata surya, yakni:

  • Teori Akresi
  • Teori Protoplanet
  • Teori Penangkapan
  • Teori Laplacian Modern
  • Teori Nebula Modern

Dari lima teori tersebut, teori nan paling dipercaya oleh orang-orang lantaran buktinya nan sangat kuat adalah teori Nebula Modern.

Teori ini menjelaskan bahwa tata surya terbentuk dari awan besar gas dan debu nan runtuh lantaran gravitasinya sendiri. Di tengah awan terbentuk Matahari, sedangkan di sekitarnya terbentuk cakram gas dan debu, tempat planet-planet terbentuk.

Saat Matahari mulai menyala dan memancarkan energi, sisa gas nan ringan ditiup ke luar, dan hanya planet-planet nan sudah terbentuk nan tersisa.

Pada tahun 1992, teleskop Hubble memotret cakram pembentuk planet di nebula Orion nan corak dan ukurannya mirip tata surya.

Anggota tata surya

Berikut adalah benda-benda langit nan menjadi bagian dari tata surya:

1. Matahari

Bintang pusat tata surya nan menjadi sumber sinar dan daya utama bagi planet-planet di sekitarnya.

2. Merkurius

Planet terkecil dan terdekat dari Matahari, mempunyai permukaan berbatu dan suhu ekstrem.

3. Venus

Planet kedua dari Matahari dengan atmosfer tebal dan panas nan sangat tinggi, sering disebut "kembaran Bumi" lantaran ukurannya mirip.

4. Bumi

Satu-satunya planet nan diketahui mendukung kehidupan, dengan air cair dan atmosfer nan cocok untuk bernapas.

5. Mars

Planet merah nan dingin dan kering, diduga pernah mempunyai air di masa lampau dan menjadi sasaran utama pencarian kehidupan.

6. Jupiter

Planet terbesar di tata surya, terdiri dari gas dan mempunyai angin besar raksasa seperti Bintik Merah Besar.

7. Saturnus

Planet bercincin paling bagus dan mencolok, terdiri dari gas dan mempunyai banyak bulan.

8. Uranus

Planet es raksasa berwarna biru kehijauan nan berputar miring nyaris sejajar dengan bagian orbitnya.

9. Neptunus

Planet terjauh dari Matahari, berwarna biru tua dan mempunyai angin tercepat di Tata Surya.

10. Pluto (planet katai)

Dulu dianggap planet kesembilan, sekarang diklasifikasikan sebagai planet katai lantaran ukurannya mini dan orbitnya tak teratur.

11. Satelit alami (misalnya Bulan)

Benda langit nan mengorbit planet, seperti Bulan nan mengelilingi Bumi.

12. Asteroid

Batu-batu luar angkasa mini nan sebagian besar berada di Sabuk Asteroid antara Mars dan Jupiter.

13. Komet

Benda es dan debu nan mengorbit Matahari dalam lintasan lonjong dan membentuk ekor saat mendekat.

14. Meteoroid, Meteor, dan Meteorit

Potongan batu mini dari luar angkasa; disebut meteoroid di angkasa, meteor saat masuk atmosfer, dan meteorit jika sampai ke permukaan Bumi.

15. Sabuk Kuiper dan Awan Oort

Wilayah di pinggiran Tata Surya nan dipenuhi barang es mini dan kemungkinan menjadi asal mula komet.

Demikian jawaban dari pertanyaan apa itu tata surya. Jadi, tata surya adalah sistem benda-benda langit nan terikat oleh style gravitasi Matahari.

Terdapat lima teori tentang awal mula tata surya, ialah teori Akresi, Protoplanet, Penangkapan, Laplacian Modern, dan Nebula Modern. Semoga bermanfaat.

(sac/juh)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru