Jakarta, CNN Indonesia --
Di tengah situasi nan tidak menentu, Iran bisa saja menarik diri dari keikutsertaaan di Piala Dunia 2026. Lantas apa nan terjadi jika Iran mundur dari Piala Dunia tahun ini?
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, belum lama ini menyatakan FIFA menolak permintaan Iran bermain di Negeri Sombrero dalam fase grup Piala Dunia 2026.
"FIFA akhirnya memutuskan bahwa pertandingan-pertandingan tersebut tidak dapat dipindahkan dari tempat asalnya," kata Sheinbaum dalam konvensi pers di Mexico City dikutip dari Sportbible.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Relokasi itu bakal membikin logistik terlalu rumit, dan keputusan ini diambil oleh FIFA."
Keputusan tersebut diambil setelah Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) sebelumnya mengusulkan permohonan relokasi dengan argumen kekhawatiran keamanan, menyusul perang Iran dengan AS dan Israel.
Keputusan FIFA nan tidak merestui permintaan Iran bermain di Meksiko bisa saja membikin Team Melli mundur. Masih ada tanda tanya menggelayut soal kehadiran Mehdi Taremi dan kawan-kawan.
Bukan tidak mungkin Iran bakal mengambil langkah mundur.
Jika Iran batal mengikuti Piala Dunia, maka FIFA mempunyai kewenangan menentukan tim pengganti alias menyesuaikan turnamen sesuai dengan keadaan.
Pasal 6 peraturan Piala Dunia FIFA 2026 nan dirilis tahun lampau membahas persoalan keikutsertaan, dengan sedikit kekhususan.
Peraturan 6.5 membahas tentang keadaan kahar namalain force majeure, ialah keadaan nan tak terhindarkan alias peristiwa nan tak terduga.
"Jika Asosiasi Anggota Peserta mengundurkan diri alias pertandingan tidak dapat dimainkan alias dibatalkan sebagai akibat dari keadaan kahar, badan penyelenggara FIFA nan berkuasa [termasuk Pusat Operasi Turnamen] bakal memutuskan masalah tersebut atas kebijakannya sendiri dan mengambil tindakan apa pun nan dianggap perlu."
Sementara peraturan 6.7 menyebut ada kemungkinan penggantian peserta.
"Jika Asosiasi Anggota Peserta mengundurkan diri dan/atau dikeluarkan dari Piala Dunia FIFA 26, FIFA bakal memutuskan masalah tersebut atas kebijakannya sendiri dan mengambil tindakan apa pun nan dianggap perlu. FIFA dapat memutuskan untuk mengganti Asosiasi Anggota Peserta nan berkepentingan dengan asosiasi lain."
Dengan demikian FIFA bisa saja mencari pengganti Iran alias tetap melaksanakan Piala Dunia 2026 tanpa Iran. Jika pilihan kedua nan diambil maka Grup G hanya bakal terdiri dari tiga negara saja ialah Mesir, Selandia Baru, dan Belgia.
Sementara andaikan memutuskan mencari pengganti, maka FIFA bakal dihadapkan pada masalah waktu. Apalagi saat ini Iran belum mengambil keputusan pasti.
The Athletic menulis ada banyak opsi nan bisa dipilih FIFA jika memutuskan mencari pengganti andaikan Iran mundur. Bisa saja negara-negara Asia (Uni Emirat Arab), alias negara nan kalah di playoff antarkonfederasi (Bolivia alias Jamaika), alias berasas ranking FIFA (Italia).
Perang AS-Israel vs Iran tetap bisa bersambung setelah gencatan senjata dua pekan nan dimulai pada 8 April 2026. Negosiasi AS dan Iran tetap mengalami kebuntuan di tengah gencatan senjata kedua belah pihak selama dua pekan.
Selepas serangan kubu AS-Israel ke Iran pada 28 Februari, AS dan Iran dikabarkan mulai mempertimbangkan melakukan negosiasi lanjutan.
[Gambas:Video CNN]
(nva/sry)
Add
as a preferred source on Google
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·