Jakarta, CNN Indonesia --
Arsenal sedang dalam kondisi lemas pada perburuan gelar Liga Inggris menghadapi Manchester City, Sabtu (25/4). Namun mereka berjumpa Newcastle United nan juga sedang dalam kondisi terpuruk.
Arsenal menuai hasil jelek dalam beberapa waktu terakhir. Mereka kalah dua kali beruntun di Liga Inggris dan sekarang sudah tergusur ke posisi kedua lantaran kalah produktivitas gol dari Man City.
Tak hanya itu, Arsenal juga mencatat hasil jelek secara keseluruhan. Dalam enam laga terakhir, mereka mencatat empat kekalahan. Jumlah kekalahan itu apalagi lebih banyak dibanding nan mereka torehkan pada 52 laga sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedikit keberuntungan bagi Arsenal, Newcastle nan bakal mereka hadapi di akhir pekan ini juga sedang dalam kondisi buruk. Arsenal mencatat delapan kekalahan dalam 11 laga terakhir di Liga Inggris sejak Januari.
Sebagai perbandingan, tidak ada tim nan menelan kekalahan sebanyak nan dialami Newcastle terhitung sejak Januari. Alhasil, posisi Newcastle pun terus merosot dan sekarang ada di ranking 14.
Meski tidak berada dalam ancaman degradasi, Newcastle tentu mau mengakhiri musim di posisi nan lebih bagus. Jarak mereka dengan area 10 besar terbilang tetap bisa dijangkau lantaran hanya dipisahkan lima angka.
Bahkan jarak dengan Bournemouth nan ada di posisi ketujuh juha hanya tujuh poin. Artinya, Newcastle tetap punya motivasi untuk tampil dan memberikan perlawanan sengit bagi Arsenal.
Pada pertemuan pertama di St. James Park, Arsenal bisa mengalahkan Newcastle dengan skor 2-1. Nick Woltemade bisa membawa The Magpies unggul lebih dulu namun gol Mikel Merino dan Gabriel Magalhaes di 10 menit terakhir menbuat Arsenal berbalik menang.
[Gambas:Video CNN]
(ptr/ptr/abs)
Add
as a preferred source on Google
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·