slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

As Kirim 2.500 Marinir Ke Timteng Hadapi Eskalasi Konflik Dengan Iran

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat mengerahkan satuan Marine Expeditionary Unit (MEU), berisi 2.500 marinir ke Kawasan Timur Tengah. Kementerian Pertahanan menyebut pengerahan pasukan ini akan memberi komandan militer opsi tambahan menghadapi eskalasi konflik dengan Iran.

Tiga pejabat yang mengetahui rencana tersebut mengatakan bahwa belum jelas di mana tepatnya MEU akan ditempatkan atau untuk misi apa. Namun, portion ini biasa digunakan untuk operasi besar seperti evakuasi massal, operasi amfibi dari kapal ke darat, hingga serangan dan penggerebekan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir CNN pada Sabtu (14/3), MEU juga memiliki komponen tempur darat dan udara, serta beberapa portion dilatih untuk operasi khusus.

"Kehadiran mereka memberi komandan tambahan pilihan menghadapi berbagai kontinjensi," ujar salah satu sumber.

Meski pejabat pemerintahan Trump menegaskan belum ada rencana pengerahan pasukan darat ke negara tertentu, mereka juga tidak menutup kemungkinan tersebut.

Sementara itu, laporan The Wall Street Journal via AFP, menyebut permintaan tambahan marinir diajukan oleh US Central Command, yang bertanggung jawab atas pasukan AS di Timur Tengah.

Permintaan ini kemudian disetujui Menteri Pertahanan Pete Hegseth.

Sementara itu, New York Times melaporkan sekitar 2.500 marinir di atas tiga kapal perang sedang menuju kawasan, termasuk kapal induk amfibi USS Tripoli yang berbasis di Jepang.

Perang Iran melawan AS dan Israel pecah pada 28 Februari usai Washington dan Tel-Aviv melancarkan serangan Udara besar-besaran terhadap fasilitas militer Iran.

Serangan tersebut juga menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan memicu eskalasi regional.

Iran merespons serangan tersebut dengan gelombang rudal dan drone ke Israel. Konflik juga meluas ke Lebanon, Tel Aviv, Dubai, dan Abu Dhabi. Dua kota terakhir menjadi target serangan karena selama ini menjadi markas operasi militer AS di Kawasan Teluk.

(dmi/dmi)

Add arsenic a preferred
root connected Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru