slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Atr/bpn Nyatakan Lahan Tanah Abang Yang Diklaim Hercules Aset Negara

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan lahan di Tanah Abang, Jakarta Pusat, nan diklaim Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Rosario de Marshal namalain Hercules, merupakan aset negara.

Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan Kementerian ATR/BPN Iljas Tedjo Prijono mengatakan berasas info nan tercatat di pihaknya, bagian tanah tersebut terdaftar atas nama PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI.

Ia menjelaskan bagian tanah itu berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) nomor 17 dan nomor 19. Lahan tersebut sebelumnya berasal dari Kementerian Perhubungan jejak kewenangan pakai nan diterbitkan pada 1988.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian, diterbitkan HPL tahun 2008 atas nama PT KAI," kata Iljas Tedjo dalam konvensi pers di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (17/4).

Ia menegaskan lahan tersebut merupakan aset negara, sehingga kudu dipertahankan.

Dalam kesempatan sama, Wakil Direktur Utama PT KAI Dody Budiawan mengatakan lahan milik perseroan di area Tanah Abang berada di tiga lokasi.

Dua letak merupakan lahan berhimpitan dengan HPL nomor 17 dan 19 nan disebut sebagai tanah bongkaran. Satu letak lainnya berada di Pasar Tasik.

"Tanah (milik) Kereta Api di sana ada tiga lokasi. Pertama itu ada letak di Pasar Tasik seluas 1,3 hektare. Kemudian ada lagi nan dua tanah berhimpitan kita sebut tanah bongkaran, itu sesuai dengan sertifikatnya HPL nomor 17 dan 19 dengan total sekitar 3 hektare," ujar Dody.

Lahan di Tanah Abang ini rencananya bakal digunakan untuk pembangunan rumah rakyat berupa 500 unit rumah susun (rusun). Pembangunan ini bakal melibatkan pihak swasta melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan alias Corporate Social Responsibility (CSR).

Namun, lahan itu sebelumnya diklaim Hercules bukan milik negara, melainkan milik mahir waris berjulukan Sulaeman Effendi.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/agt)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru