Jakarta, CNN Indonesia --
Sholat rencana adalah sholat sunnah nan dikerjakan lantaran suatu rencana alias keperluan krusial agar apa nan diinginkan dapat dikabulkan oleh Allah Swt.
Dalam praktiknya, sholat sunnah rencana biasanya dilakukan pada malam hari minimal dua rakaat dan maksimal dua belas rakaat. Usai merampungkan ibadah tersebut, seorang muslim hendaknya bertawakal diri lantas melantunkan angan setelah sholat hajat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kitab Shalat Hajat nan ditulis Ghaida Halah Ikram, sholat rencana dianjurkan untuk dilakukan muslim nan mempunyai kemauan alias cita-cita hidup, utamanya perihal hal-hal duniawi alias materi.
Terlebih manusia sering kali diterpa masalah dan rasa putus asa. Maka melaksanakan salat rencana bisa dijadikan medium untuk meminta jalan keluar terbaik kepada Allah Swt. Melalui sebuah hadis, Rasulullah Saw. bersabda:
"Barang siapa mempunyai rencana (kebutuhan) kepada Allah alias kepada salah seorang dari anak Adam, hendaklah dia berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, shalat dua rakaat, kemudian hendaklah dia mengucapkan pujian kepada Allah dan mengucapkan sholawat kepada Nabi Saw., kemudian hendaklah berdoa." (HR Al-Tirmidzi dan Ibn Majah).
Doa setelah sholat hajat
Menukil laman NU Online, berikut angan setelah sholat rencana nan dapat dibaca mulai dari bahasa Arab, latin, dan artinya.
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Bacaan latin:
Laa ilaaha illallaahul haliimul kariim. Subhanallahi robbil 'arsyil kariimil 'azhiim. Alhamdulillahi robbil 'aalamin. As'aluka muujibaati rahmatik, wa 'azaa'ima maghfiratik, wal ghaniimata min kulli birrin, was salaamata min kulli itsmin. La tada' lii dzanban illaa ghafartah, wa laa hamman illaa farrajtah, wa laa haajatan hiya laka ridhan illaa qadhaitahaa ya arhamar roohimiin.
Artinya:
"Tiada Tuhan selain Allah nan maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy nan agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Aku minta kepada-Mu pengarahan kebaikan sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku nan sedang berhajat sesuai rida-Mu lantaran itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan nan Maha Pengasih."
Tata langkah shalat hajat
Secara umum, sholat rencana bisa dilakukan kapan saja, tetapi waktu terbaik untuk melaksanakannya adalah sepertiga malam terakhir, seperti dikutip dari kitab Menjemput Berkah Lewat Shalat Hajat.
Tata langkah shalat rencana adalah sebagai berikut:
- Niat sholat rencana (usholli sunnatal haajati rok'ataini lillahi ta'ala)
- Takbiratul ihram
- Membaca angan iftitah nan dilanjutkan membaca surat Al-Fatihah lantas membaca salah satu surat dalam Al-Qur'an
- Rukuk sembari membaca tasbih (3x)
- Iktidal
- Sujud nan pertama sembari membaca tasbih (3x)
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud nan kedua sembari membaca tasbih (3x)
- Setelah rakaat pertama, lakukan rakaat kedua seperti langkah rakaat pertama kemudian tasyahud akhir. Lalu membaca salam dua kali.
- Apabila shalat rencana dilakukan sebanyak 4 rakaat dengan satu salam, setelah dua rakaat langsung berdiri tanpa memakai tasyahud awal, lampau melanjutkan rakaat ketiga dan keempat, kemudian tasyahud akhir dan membaca salam dua kali.
Itulah angan setelah sholat rencana nan bisa dipraktikkan dalam keseharian. Semoga bermanfaat.
(hdr/fef)
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·