Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap Ducati Francesco Bagnaia menyebut MotoGP Mandalika di Sirkuit Mandalika jadi momen terburuk selama MotoGP 2025.
MotoGP 2025 jadi nan terburuk bagi Bagnaia selama berasosiasi dengan tim pabrikan Ducati. Pecco Bagnaia finis di ranking kelima pada musim lampau lantaran kesulitan mengendalikan GP25.
Di antara 22 seri pada MotoGP 2025, Bagnaia menyebut MotoGP Mandalika sebagai nan terburuk. Pada balapan di Indonesia itu Bagnaia kandas meraih poin. Pecco finis ke-14 dalam sprint race, lampau mengalami kecelakaan dalam balapan utama usai start dari posisi ke-16.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut saya, GP Indonesia. Saya tidak percaya saya berada di posisi terakhir dan dalam kesulitan seperti itu, sama sekali tidak bisa mengendarai motor setelah tampil sangat mengesankan di balapan sebelumnya," kata Bagnaia dikutip dari GPOne.
"Itu adalah momen nan sangat rumit. Bahkan ban bocor di Malaysia membikin saya merasa tahun ini bakal menjadi bencana," ucap Bagnaia menambahkan.
Juara MotoGP dua kali itu mengungkapkan penyebab kesulitan pada musim lalu. Yakni, pengaturan motor nan berbeda dengan musim 2024.
"Mungkin, kesalahan saya adalah meyakinkan diri sendiri jika potensi saya dengan GP24 berada di puncaknya, dan saya berasumsi bakal sama," ujar Pecco.
"Sebaliknya, motornya berubah, dan saya mencoba membuatnya menyerupai motor 2024 tanpa hasil. Tahun 2025 mengajari saya untuk lebih berhati-hati dan menjelaskan masalahnya dengan lebih baik," tutur Bagnaia melanjutkan.
[Gambas:Video CNN]
(sry/jun)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·