Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Barcelona Hansi Flick mengkritik keputusan wasit VAR asal Jerman, Christian Dingert, nan dianggap memberikan untung pada Atletico Madrid di Liga Champions. Flick pun menyindirnya dengan mengucapkan 'terima kasih Jerman'
Barcelona kalah 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Camp Nou, Kamis (9/4) awal hari WIB.
Dalam pertandingan ini Barcelona kudu bermain dengan 10 pemain usai Pau Cubarsi mendapatkan kartu merah di menit ke-44. Pelanggaran itu membikin Atletico mendapat tendangan bebas di luar kotak penalti Barcelona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tendangan bebas nan dilepaskan penyerang Atletico Madrid Julian Alvarez sukses menjadi gol untuk membawa timnya unggul 1-0.
Kemudian Atletico sukses menambah kelebihan pada menit ke-70 lewat gol Alexander Sorloth.
"Mereka mencetak dua gol, mereka mempunyai kualitas nan bagus di posisi striker. Kita tahu itu tidak mudah untuk bertahan. Gol pertama kudu kita pertahankan dengan jauh lebih baik.," kata Flick dikutip dari ESPN.
Namun, Flick menyesalkan timnya kudu bermain dengan 10 pemain setelah Cubarsi mendapatkan kartu merah.
"Kami mendapat kartu merah dan gol pertama langsung tercipta untuk Atletico ... VAR sangat konsentrasi pada Atletico hari ini. Dia [wasit VAR] orang Jerman, jadi terima kasih Jerman," ucap Flick menyindir.
Namun, Flick tetap optimistis timnya bisa membalas dan mengejar ketertinggalan defisit dari Atletico Madrid pada leg kedua nanti.
"Kami bermain bagus di babak pertama dan juga di babak kedua dengan satu pemain kurang. Dengan satu pemain kurang, kami memberikan segalanya, hari ini kami kurang beruntung," kata Flick.
"Kami bakal berjuang. Ini belum selesai. Mungkin tetap jauh, semifinal, tetapi kami punya kesempatan dan kami bakal mencoba," ujar Flick menambahkan.
[Gambas:Video CNN]
(rhr/rhr/sry)
Add
as a preferred source on Google
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·