Jakarta, CNN Indonesia --
Pondok pesantren menjadi salah satu pilihan bagi orang tua untuk menyekolahkan anaknya. Biaya pendidikan di pondok pesantren bervariasi, tergantung akomodasi hingga kurikulum nan digunakan.
Lantas, berapa kira-kira biaya masuk pesantren nan perlu disiapkan?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak argumen kenapa orang tua nan memilih untuk memasukkan anaknya ke pondok pesantren daripada sekolah umum. Di pondok pesantren, santri tak hanya mendapatkan pelajaran umum, tetapi juga menekankan pendidikan kepercayaan dan adab berbasis kepercayaan Islam.
Lingkungan pondok pesantren nan religius bakal membantu membentuk karakter peserta didik terbiasa dengan nilai-nilai keagamaan nan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, pengaturan aktivitas para santri sejak dari bangun hingga menjelang tidur bakal membentuk anak-anak menjadi lebih disiplin dan bertanggung jawab.
Biaya masuk pesantren
Dilansir dari beragam sumber, biaya masuk pesantren beraneka ragam. Terdapat perbedaan besaran biaya masuk antara pesantren satu dengan nan lain nan disesuaikan dengan kebijakan dan akomodasi nan disediakan oleh masing-masing pesantren.
Jika dibandingkan dengan sekolah umum, biaya masuk pesantren bisa lebih mahal. Terlebih jika menawarkan akomodasi dan program pondok pesantren nan modern.
Selain itu, biaya nan lebih tinggi digunakan untuk makan dan keperluan pribadi santri selama mondok nan bakal dibebankan kepada orang tua alias wali santri.
Akan tetapi, tidak semua pondok pesantren membebankan biaya pendidikan kepada orang tua/wali. Dengan kata lain, pondok pesantren dapat juga menggratiskan biaya pendidikan kepada siswanya, seperti pada Pondok Pesantren Al-Ikhlas nan terletak di Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.
Berikut beberapa contoh besaran biaya masuk dari beberapa pondok pesantren nan dapat dijadikan referensi.
Biaya masuk Pondok Pesantren Gontor
Dikutip dari laman Gontor, biaya masuk pesantren Gontor dibedakan untuk santri putra dan putri. Untuk calon santri putra, biaya pendaftaran nan kudu dibayarkan adalah sebesar Rp7.981.000, sedangkan untuk calon santri putri adalah sebesar Rp8.018.800.
Biaya pendaftaran tersebut sudah termasuk duit pangkal masuk, iuran kesehatan, dan lainnya. Sementara duit makan setiap bulan sebesar Rp370 ribu, duit pondok dan sekolah Rp430 ribu.
Biaya masuk Pondok Pesantren Tebu Ireng
Dihimpun dari beragam sumber, biaya masuk pondok pesantren Tebu Ireng dibedakan antara santri mukim dengan nonmukim. Untuk santri mukim, biaya masuk antara Rp5 juta hingga Rp18 juta, di luar biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu.
Besaran biaya daftar ulang santri mukim untuk jenjang SMP Rp12.725.000, SMA Rp13.725.000, SMA Sains Rp18.525.000, dan SMK Rp5.605.000. Untuk santri nan tidak mukim, maka biaya nan dikenakan untuk jenjang SMP Rp4.900.000, SMA Rp5.420.000, dan SMK Rp1.655.000.
Untuk biaya bulanan santri mukim antara Rp1,6 juta hingga Rp2,9 juta, sedangkan santri nonmukim Rp130 ribu hingga Rp420 ribu.
Biaya masuk Pondok Pesantren Nurul Fikri Islamic School
Besaran biaya masuk pondok Nurul Fikri Islamic School cukup tinggi jika dibandingkan dengan dua pesantren sebelumnya. Dilansir dari website Nurulfikri, biaya masuk pondok bisa mencapai Rp40 jutaan.
Untuk biaya pendaftaran pondok Nurul Fikri Islamic School mulai dari Rp200 ribu sampai Rp850 ribu, berjuntai jenjang pendidikan nan ditempuh. Untuk biaya pendidikan alias daftar ulang jenjang PG alias TK A antara Rp18,3 juta sampai Rp18,6 juta. TK B berkisar antara Rp15,3 Juta sampai Rp15,6 juta.
Untuk jenjang SD biaya nan dikenakan sebesar Rp38,4 juta hingga Rp39 juta. Untuk jenjang SMP, maka biaya nan dikenakan adalah sebesar Rp39,5 juta hingga Rp40,4 juta dan jenjang SMA bakal dikenakan biaya antara Rp39,6 juta hingga Rp40,4 juta.
Selain itu, tetap ada biaya tambahan lain untuk siswa dengan penanganan lanjutan nan dikhususkan bagi pendaftar untuk jenjang SD. Adapun besaran biayanya berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp700 ribu.
Sebelum memilih pondok pesantren, pastikan terlebih dulu Anda mencari info nan mendalam tentang pondok pesantren nan dituju, termasuk biaya, keunggulan, dan juga kredibilitas dari pondok tersebut.
Selain itu, pastikan juga piagam nan dikeluarkan pondok tersebut sudah diakui untuk mempermudah melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.
Itulah biaya masuk pesantren nan dapat dijadikan referensi.
(ahd/fef)
[Gambas:Video CNN]
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·