Jakarta, CNN Indonesia --
Calon jemaah umroh yang mau berangkat berdikari tanpa melalui biro perjalanan, krusial mengetahui berapa biaya visa umroh berdikari nan bertindak saat ini.
Sebab, biaya untuk keperluan umroh bisa berbeda-beda tergantung pada kebijakan pemerintah Arab Saudi dan jasa tambahan nan digunakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan memahami rincian serta prosedur biaya visa umroh, perihal ini bakal sangat membantu dalam mempersiapkan anggaran dengan tepat.
Kisaran biaya visa umroh mandiri
Dirangkum beragam sumber, secara umum biaya visa umroh berdikari terdiri dari beberapa komponen berikut:
Biaya visa
Biaya resmi nan dibayarkan kepada pemerintah Arab Saudi untuk mendapatkan izin masuk ibadah umroh saat ini berkisar 300 Riyal Arab Saudi (SAR) alias sekitar Rp1.300.000 (nilai dapat berubah mengikuti kurs).
Biaya layanan
Beberapa platform alias pusat pengajuan visa online mungkin menambahkan biaya manajemen tertentu, meskipun sebagian besar platform resmi menyediakan jasa gratis.
Biaya asuransi
Asuransi kesehatan dan perjalanan menjadi syarat wajib bagi jemaah. Besarnya berkisar 100 SAR alias sekitar Rp400.000 (nilai dapat berubah mengikuti kurs), tergantung cakupan perlindungan dan lama perjalanan.
Total perkiraan biaya visa umroh mandiri, ialah berada di kisaran Rp1,7-2 juta, tergantung kurs, layanan, dan jenis asuransi nan dipilih.
Untuk memastikan nomor nan lebih akurat, calon jemaah umroh dapat mengecek langsung ke situs resmi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi alias platform digital seperti https://umrah.nusuk.sa.
Selain itu, Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi, sekarang mengizinkan semua jenis visa dapat digunakan untuk menjalankan ibadah umroh mandiri.
Mulai dari visa kunjungan pribadi dan keluarga, visa turis, visa transit, hingga visa kerja dapat dipakai selama tetap berlaku.
Syarat umroh mandiri
Berdasarkan Pasal 87A dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 mengenai Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, masyarakat nan mau menunaikan ibadah umroh secara berdikari diwajibkan memenuhi sejumlah ketentuan berikut.
- Beragama Islam;
- Memiliki paspor nan tetap bertindak minimal 6 bulan sejak tanggal keberangkatan;
- Memiliki tiket pesawat tujuan Arab Saudi dengan tanggal keberangkatan dan kepulangan nan jelas;
- Memiliki surat keterangan sehat dari dokter;
- Memiliki visa dan bukti pembelian paket jasa dari penyedia resmi melalui Sistem Informasi Kementerian Agama (Kemenag).
Selain syarat tersebut, Pasal 88A juga mengatur hak-hak nan dimiliki jemaah umroh mandiri, di antaranya:
- Berhak memperoleh jasa sesuai perjanjian tertulis dengan penyedia layanan;
- Berhak melaporkan kekurangan jasa penyelenggaraan umrah kepada Kementerian Agama.
Cara daftar umroh mandiri
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi meluncurkan platform Nusuk Umrah, nan dapat memudahkan jemaah dari seluruh bumi untuk memesan jasa umrah secara langsung tanpa melalui biro perjalanan.
Berikut langkah-langkah langkah daftar umroh berdikari melalui situs resmi https://umrah.nusuk.sa:
- Buka situs https://umrah.nusuk.sa;
- Buat akun pengguna baru;
- Pilih paket jasa umrah nan diinginkan;
- Lakukan pemesanan dan pembayaran secara digital;
- Ajukan publikasi visa umrah melalui sistem nan tersedia.
Prosedur dan biaya visa umroh berdikari dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh lantaran itu, selalu pastikan mengikuti info dari sumber resmi seperti Kementerian Agama RI alias Kedutaan Besar Arab Saudi. Gunakan penyedia visa resmi nan terdaftar untuk menghindari hambatan administratif maupun penipuan.
Dengan memahami rincian dan tahapan di atas, Anda bisa lebih siap menentukan berapa biaya visa umroh berdikari sekaligus mengurus seluruh arsip dengan kondusif dan sesuai patokan nan berlaku.
(avd/juh)
[Gambas:Video CNN]
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·