Jakarta, CNN Indonesia --
Jamak, qashar, dan qodho merupakan rukhsah alias keringanan nan hanya bertindak untuk ibadah sholat fardhu. Ketiganya mempunyai aturan, niat, dan tata langkah nan berbeda.
Berikut penjelasan mengenai pengertian dan bedanya jamak, qashar, dan qodho dalam sholat fardhu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehari-hari kita kerap kali dihadapkan dengan kondisi nan berbeda, terutama ketika hendak melaksanakan sholat fardhu.
Misalnya, tidak bisa melaksanakan sholat fardhu tepat waktu lantaran dalam perjalanan jauh, ketiduran, alias ada kondisi nan betul-betul darurat sehingga terlewat.
Oleh lantaran itu, Islam memberikan keringanan berupa jamak, qashar, dan qodho untuk memastikan umatnya tetap bisa menunaikan sholat fardhu.
Bedanya sholat jamak, qashar, dan qodho
Dilansir dari beragam sumber, berikut pengertian dan bedanya jamak, qashar, dan qodho dalam sholat fardhu, dilengkapi syarat hingga referensi niatnya.
1. Jamak
Jamak alias menjamak sholat adalah menggabungkan dua sholat wajib nan dikerjakan dalam satu waktu. Sholat nan boleh dijamak adalah dzuhur dengan ashar dan maghrib dengan isya. Selain dua waktu sholat tersebut muslim tidak diperbolehkan untuk melakukan sholat jamak.
Berdasarkan waktu pelaksanaannya sholat plural dibagi menjadi dua, ialah plural taqdim (awal waktu) dan plural takhir (akhir waktu).
Jamak takdim adalah mengerjakan dua sholat di waktu nan pertama, misal shalat dzuhur dengan shalat ashar dilakukan pada pada waktu dzuhur.
Sebaliknya, plural takhir adalah mengerjakan dua sholat di waktu nan kedua, misal shalat dzuhur dengan shalat ashar dilakukan pada pada waktu ashar.
Syarat sholat jamak
Melakukan sholat plural hanya boleh dilakukan ketika berada pada kondisi berikut.
- Perjalanan jauh (musafir), seseorang dalam perjalanan minimal dengan jarak tempuh sekitar 85 km alias lebih.
- Bukan perjalanan untuk maksiat.
- Dalam keadaan darurat alias mendesak. Merujuk kitab Panduan Sholat Rasulullah 2, situasi nan diperbolehkan sholat plural di antaranya ialah sakit, hujan lebat, lemah alias keadaan darurat lainnya.
Niat sholat jamak
Berikut referensi niat sholat plural taqdim dan takhir.
· Jamak taqdim
Sholat plural taqdim dimulai dengan membaca niat sholat jamak, kemudian lakukan sholat dzuhur 4 rakaat seperti biasanya. Setelah salam, langsung berdiri lagi untuk melanjutkan sholat ashar 4 rakaat.
Niat sholat plural takdim dzuhur dengan ashar:
أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلهِ تَعَالَى
Artinya: Saya niat shalat fardhu dzuhur empat rakaat dijamak berbareng ashar dengan plural taqdim lantaran Allah Ta'ala".
· Jamak takhir
Jamak takhir dimulai setelah tiba waktu ashar, melaksanakan sholat dzuhur 4 rakaat terlebih dulu dengan membaca niat sholat jamak, selesai salam kemudian dilanjutkan dengan sholat ashar 4 rakaat.
Niat sholat plural takhir dzuhur dengan ashar:
أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تأخِيْرٍلِلهِ تَعَالَى
Artinya: "Saya niat shalat fardhu dzuhur empat rakaat dijamak berbareng ashar dengan plural takhir lantaran Allah Taala".'
2. Qashar
Sholat qashar adalah sholat nan diringkas jumlah rakaatnya nan semula empat rakaat menjadi dua rakaat. Sholat nan boleh diqashar adalah sholat dengan 4 rakaat seperti dzuhur, ashar, dan isya.
Syarat sholat qashar
Seperti sholat jamak, jika mau melakukan sholat qashar ada beberapa syarat nan kudu dipenuhi. Dikutip dari kitab Fasholatan Lengkap, berikut syaratnya.
- Harus dilakukan ketika dalam perjalanan, dengan jarak tempuh sekitar 85 km alias lebih.
- Tujuan perjalanan kudu jelas, bukan untuk perjalanan maksiat alias minggat.
- Masih dalam keadaan berjalan sampai selesai sholat, jika sudah tidak dalam perjalanan, maka sholatnya kudu disempurnakan empat rakaat.
- Tidak boleh makmum dengan orang nan tidak qashar.
Niat sholat qashar
Cara melaksanakan sholat qashar sama seperti melaksanakan sholat wajib, nan membedakan hanya pada niat dan jumlah rakaatnya nan diringkas menjadi dua rakaat.
Membaca niat qashar dilakukan saat keadaan takbirotul ikhrom. Berikut qashar dzuhur.
أُصَلِّي فَرْضَ الظَّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا لِللَّهِ تَعَالَى
Uşolli fardo zuhri rok'ataini qoşronlillahi ta'ala
Artinya: "Saya niat sholat wajib dzuhur dua rakaat qashar lantaran Allah ta'ala."
3. Qodho
Sholat qodho adalah melaksanakan sholat di luar waktu nan telah ditentukan alias mengganti sholat nan tidak sengaja ditinggalkan, baik itu lantaran lupa alias ketiduran.
Syarat sholat qodho
Qodho sholat hanya boleh dilakukan ketika seseorang mengalami udzur syari. Beberapa udzur nan dimaksud adalah sebagai berikut:
- Ketiduran nan terjadi andaikan tidurnya sebelum masuk waktu sholat. Jika tidurnya ketika telah masuk waktu sholat hingga berhujung waktu sholat, maka dia berdosa lantaran sengaja melalaikan sholat dan tetap kudu melakukan sholat qodho.
- Karena lupa dan bukan lupa nan disengaja.
Niat sholat qodho
Cara melaksanakan sholat qodho sama seperti melakukan sholat pada waktunya, ialah dengan referensi dan jumlah rakaat nan sama tetapi berbeda pada niat di awal.
أُصَلِّي فَرْضَ .... ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ قضاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Uşolli fardho (sebutkan nama sholat nan diqadha, misalnya fardho maghribi) tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati qadha'an lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya niat sholat fardu maghrib tiga rakaat menghadap kiblat dengan menghadap kiblat, pada waktunya lantaran Allah ta'ala."
Demikian penjelasan mengenai bedanya jamak, qashar, dan qodho dalam sholat fardhu nan dilengkapi bacaannya.
(avd/fef)
10 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·