CNN Indonesia
Kamis, 04 Des 2025 19:30 WIB
Segmen mobil premium ambruk tahun ini lantaran kehadiran mobil China nilai murah, meski begitu BMW tetap menguasai 49 persen pangsa pasar. (BMW Group Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia --
BMW Group Indonesia menyatakan menguasai 49 persen pangsa pasar mobil premium di Indonesia selama Januari-Oktober 2025, saat gempuran nilai murah nan garang dari pesaing asal China datang berkali-kali tahun ini.
Presiden Direktur BMW Group Indonesia Peter Medalla mengatakan segmen kendaraan premium Indonesia memang mengalami penyusutan, tetapi BMW tetap dapat membangun pangsa pasar dari tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tetap bisa membangun market share dari tahun lalu. Segmen pasar kita sudah meningkat ke 49 persen dari total segmen premium," ujar Medalla nan juga dikenal dengan nama Sunny di Jakarta, Rabu (3/12).
Sunny mengakui kehadiran merek China dengan nilai mobil rendah turut memberi tekanan pada pasar sehingga BMW ikut terdampak meski tidak secara langsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kamu benar, semua mobil premium sedang menurun cukup drastis jika dibandingkan dengan tahun lalu, ketika kita secara tidak langsung terdampak oleh nilai (merek) China di pasar nan sangat agresif," tuturnya.
Meski mendapat porsi besar di segmen premium, BMW mengalami penurunan penjualan drastis secara retail sebesar 39,2 persen pada periode Januari-Oktober 2025 dibanding periode sama pada tahun sebelumnya.
Berdasarkan info resmi Gaikindo, selama periode itu BMW hanya sanggup menjual 1.967 unit sedangkan sebelumnya bisa 3.234 unit.
Penjualan merek premium nan ambruk bukan hanya BMW, Mercedes Benz juga demikian pada periode nan sama. Penjualan retail Mercedes-Benz minus 44,4 persen, dari 1.968 unit menjadi 1.094 unit.
Lexus juga turun sebesar 44,3 persen, dari 1.335 unit ke 1.063 unit.
(iqb/fea)
[Gambas:Video CNN]
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·