slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Bni Ingatkan Nasabah Jaga Data Pribadi, Waspada Vishing Dan Phishing

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk alias BNI mengingatkan pengguna untuk lebih waspada dan tidak membagikan info sensitif kepada pihak nan tidak dapat diverifikasi. Hal ini mengenai maraknya kejahatan siber, khususnya vishing, phishing, dan social engineering nan menyasar pengguna jasa digital seperti BNIdirect.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menegaskan, perkembangan teknologi turut diikuti dengan semakin beragamnya modus penipuan.

"Masyarakat perlu memahami beragam modus penipuan tersebut agar dapat lebih waspada dan tidak mudah memberikan info pribadi kepada pihak nan tidak bertanggung jawab," ujar Okki dalam keterangan tertulis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu modus nan kerap terjadi adalah vishing alias voice phishing, ialah penipuan melalui telepon di mana pelaku mengaku sebagai petugas bank. Dalam praktiknya, pelaku biasanya menyebut identitas korban dan menciptakan situasi mendesak, seperti dugaan transaksi mencurigakan, untuk meminta info krusial seperti ID perusahaan, ID pengguna, kata sandi, hingga kode token.

Beragam info pribadi tersebut kemudian digunakan untuk mengakses akun dan melakukan transaksi tanpa izin.

Lalu, ada juga modus phishing nan dilakukan melalui situs tiruan nan menyerupai portal resmi perbankan. Korban diarahkan untuk memasukkan info sensitif nan kemudian disalahgunakan oleh pelaku.

Modus lain nan juga perlu diwaspadai adalah social engineering, ialah teknik manipulasi psikologis di mana pelaku menyamar sebagai petugas bank untuk memperoleh info rahasia seperti kode OTP, token, alias kata sandi.

BNI menekankan pentingnya kewaspadaan dan verifikasi dalam setiap hubungan nan berangkaian dengan jasa digital. Nasabah diimbau untuk hanya mengakses jasa melalui situs resmi seperti bnidirect.bni.co.id atau directbisnis.bni.co.id, serta menghindari mengklik tautan mencurigakan nan dikirim melalui pesan singkat, email, maupun aplikasi percakapan.

Selain itu, pengguna juga diminta untuk tidak menyimpan kata sandi di perangkat, rutin mengganti password, serta tidak pernah membagikan kode OTP alias token kepada siapa pun, termasuk pihak nan mengatasnamakan bank. Langkah-langkah ini dinilai krusial untuk mencegah penyalahgunaan akses akun.

BNI juga mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan info melalui kanal resmi perseroan, termasuk website resmi di https://www.bni.co.id, guna memastikan keabsahan setiap info nan diterima dan menghindari potensi penipuan.

(rea/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru