CNN Indonesia
Kamis, 04 Des 2025 10:48 WIB
Layanan ATM BNI di Sumatra Barat dan Sumatra Utara sudah kembali normal. (istockphoto/Rizky Ade Jonathan)
Jakarta, CNN Indonesia --
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk alias BNI menegaskan komitmen untuk tetap datang bagi masyarakat di tengah situasi musibah Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh.
Komitmen itu diwujudkan dengan pemulihan jasa perbankan di wilayah Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatra Barat (Sumbar) setelah terdampak banjir bandang dan longsor.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan sebanyak 12 outlet BNI nan sebelumnya terdampak banjir, sekarang kembali beraksi normal melayani pengguna di wilayah Medan, Sibolga, dan Gunung Sitoli.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, 47 ATM nan sempat tidak berfaedah akibat genangan air sudah kembali aktif.
Pemulihan jasa tersebut dilakukan dengan cepat, termasuk penggunaan jasa internet satelit dunia di sejumlah outlet agar transaksi pengguna tetap dapat berjalan tanpa hambatan.
Okki mengatakan pemulihan jasa ini merupakan bagian dari komitmen BNI untuk tetap datang bagi masyarakat di tengah situasi darurat.
"Kami mau memastikan masyarakat tetap dapat mengakses jasa finansial meskipun dalam kondisi bencana, lantaran keberlangsungan transaksi finansial sangat krusial bagi kebutuhan sehari-hari," ujar Okki dalam keterangan resmi, Rabu (4/12).
BNI mengerahkan support konektivitas berbasis satelit di outlet Gunung Sitoli, Sibolga, Pandan, dan Teluk Dalam. Seluruh titik tersebut sekarang telah berfaedah penuh sehingga proses operasional perbankan dapat melangkah kembali secara optimal.
Sebagai upaya tambahan, BNI juga sempat membuka jasa operasional terbatas untuk membantu masyarakat nan menjadi korban banjir. Layanan tersebut dibuka pada 29 November 2025 di BNI KC Gunung Sitoli, serta 30 November 2025 di BNI KC Sibolga dan BNI KCP Pandan.
(har)
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·