CNN Indonesia
Kamis, 04 Des 2025 13:07 WIB
Banjir kepung wilayah Sumatera Barat membikin jalan rusak. (CNN Indonesia/Nedy)
Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut ada 555 titik jalan di Sumatra Barat (Sumbar) rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor.
Kondisi ini menghalang penanganan darurat, khususnya pendistribusian support kepada masyarakat. BNPB dan pemerintah wilayah di kabupaten dan kota mengoptimalkan dengan pengerahan perangkat berat guna perbaikan ruas jalan.
"Kerusakan di jalan kabupaten-kota sebanyak 321 titik, jalan provinsi 172 titik dan jalan nasional 62 titik," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Kamis (4/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disampaikan Abdul, sebanyak 25 unit perangkat berat telah dikerahkan untuk perbaikan jalan nasional. Alat berat tersebut tersebar di beberapa titik, misalnya di Kabupaten Solok, Agam dan Tanah Datar.
Abdul menyebut penanganan perbaikan di jalan nasional dilakukan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional Kementerian Pekerjaan Umum, sedangkan Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Sumbar melakukan perbaikan pada jalan provinsi.
"Akses tidak hanya pada perbaikan jalan, tetapi juga perbaikan akses dengan jembatan darurat bailey. Sebanyak 22 unit jembatan darurat dibutuhkan, seperti di Kabupaten Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Kota Pariaman, Padang Pariaman, Solok, Kota Padang dan Tanah Datar," ucap dia.
Hingga Rabu (3/12) kemarin, personel dan perangkat berat membersihkan material longsor di sejumlah titik. Yakni di Kabupaten Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Solok dan Pasaman.
Selain pembersihan material longsor, normalisasi sungai juga dilakukan di Pesisir Selatan. Misalnya pembersihan material lumpur, batu dan kayu di Jorong Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Agam.
"Dengan perbaikan jalan nasional dan provinsi, pengedaran support pangan dan non-pangan diharapkan dapat melangkah efektif. BNPB dan pemerintah wilayah mengidentifikasi titik-titik terisolir di Kota Padang, Padang Pariaman dan Agam," tutur Abdul.
Lebih lanjut, Abdul menyebut pengiriman support lewat udara juga terus dilakukan, khususnya ke daerah-daerah nan tetap terisolir.
"Hari Rabu (3/12) hingga pukul 18.00 WIB, support pangan dan non-pangan seberat 6,5 ton didistribusikan ke wilayah Padang Pariaman, Agam, Solok dan Pesisir Selatan," pungkasnya.
(dis/dal)
[Gambas:Video CNN]
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·