CNN Indonesia
Kamis, 05 Mar 2026 02:00 WIB
Ilustrasi. Body butter dan body lotion sama-sama digunakan untuk melembapkan kulit. Namun sebenarnya keduanya berbeda. (Dimitrie Hardjo)
Jakarta, CNN Indonesia --
Body butter dan body lotion sama-sama dikenal sebagai produk pelembap nan berfaedah menghaluskan serta melembutkan kulit. Meski sekilas terlihat serupa, keduanya mempunyai perbedaan dari beragam komponen.
Lalu, apa sebenarnya perbedaan body butter dan body lotion? Mana nan lebih cocok untuk jenis kulit tertentu?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa itu body butter?
Dilansir dari Medical News Today, body butter merupakan pelembap berbahan dasar lemak alami. Produk ini umumnya menggunakan shea butter sebagai bahan utama atau lemak nan berasal dari tanaman Butyrospermum parkii. Selain itu, body butter juga dapat mengandung cocoa butter, minyak zaitun, alpukat, jojoba, dan beragam minyak nabati lain.
Karena berbasis lemak, body butter mempunyai tekstur lebih kental dan kaya. Kandungan masam lemak di dalamnya membantu mengunci kelembapan sekaligus memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier). Produk ini condong cocok untuk kulit sangat kering, kasar, alias pecah-pecah.
Body butter dapat membantu meredakan kondisi kulit kering seperti eksim ringan hingga sedang dalam waktu relatif singkat. Namun, lantaran sifatnya lebih berat, penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit agar tidak menyumbat pori-pori.
Apa itu body lotion?
Berbeda dengan body butter, body lotion mempunyai kandungan air nan lebih tinggi. Secara formulasi, lotion merupakan emulsi minyak dalam air, sehingga teksturnya lebih ringan dan mudah diratakan di kulit.
Kandungan air nan tinggi membikin body lotion lebih sigap menyerap dan terasa tidak lengket. Karena itu, lotion umumnya lebih nyaman digunakan untuk pemakaian harian, terutama pada kulit normal hingga berminyak alias di area tubuh dengan lebih banyak rambut.
Pelembap seperti lotion apalagi dianjurkan digunakan satu hingga tiga kali sehari, tergantung tingkat kekeringan kulit. Namun, efeknya mungkin tidak memperkuat selama body butter lantaran teksturnya nan lebih ringan.
Body butter alias body lotion?
Ilustrasi. Body butter cocok digunakan untuk kulit condong kering. Selain itu, kondisi suasana dingin alias kering juga lebih pas menggunakan body butter. (freepik.com/New Africa)
Memilih antara body lotion dan body butter sebaiknya mempertimbangkan jenis kulit, kondisi iklim, serta preferensi pribadi.
Jika Anda mempunyai kulit normal hingga berminyak maka, body lotion nan ringan biasanya lebih sesuai untuk penggunaan harian. Untuk kulit kering alias kulit matang, terutama di cuaca dingin, body butter dapat memberikan kelembapan dan perlindungan tambahan.
Di wilayah panas dan lembap, body lotion terasa lebih nyaman lantaran sigap menyerap. Sementara di cuaca dingin alias kering, body butter membantu melindungi kulit dari kehilangan kelembapan akibat udara nan keras.
Pada akhirnya, pilihan kembali pada preferensi masing-masing. Baik body lotion maupun body butter sama-sama berkedudukan krusial dalam rutinitas perawatan kulit.
(anm/els)
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·