Jakarta, CNN Indonesia --
Sholat tahajud adalah salah satu ibadah sunnah nan mempunyai keistimewaan luar biasa. Sholat tahajud dikerjakan pada malam hari sebagai bentuk ketaatan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Namun, sering muncul pertanyaan, bolehkah mengerjakan sholat tahajud tanpa tidur terlebih dulu?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para ustadz memberikan penjelasan nan jelas mengenai perihal ini. Pada dasarnya, tahajud adalah sholat sunnah malam nan dikerjakan setelah seseorang tidur terlebih dulu meski hanya sebentar.
Jika seseorang melaksanakan sholat malam tanpa tidur sebelumnya, ibadah itu tetap berbobot shalat sunnah malam tetapi tidak menjadi tahajud.
Karena itu, krusial bagi umat Islam memahami norma dan syarat sah shalat tahajud. Melansir dari laman Kementerian Agama Republik Indonesia, berikut penjelasan dari para ustadz didukung dalil dari Al Quran dan hadis.
Dalil Al Quran tentang sholat Tahajud
Rasulullah SAW selalu melaksanakan tahajud setelah tidur. Hal itu dijelaskan oleh Imam Romli dalam karyanya Nihayatul Muhtaj Ila Syarhil Minhaj (Beirut, Darul Fikr: 1404 H) juz 2, laman 131, nan menyatakan:
وَيُسَنُّ (التَّهَجُّدُ) بِالْإِجْمَاعِ لِقَوْلِهِ تَعَالَى {وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ} [الإسراء: ٧٩] وَلِمُوَاظَبَتِهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - وَهُوَ التَّنَفُّلُ لَيْلًا بَعْدَ نَوْمٍ
"Sholat tahajud disunnahkan dengan kesepakatan ustadz berasas firman Allah Taala: Dan pada sebagian malam hari shalat tahajudlah Anda sebagai suatu ibadah tambahan bagimu (QS. Al-Isra': 79) dan juga berasas ketekunan nabi Muhammad SAW dalam melaksanakannya. Sholat tahajud adalah sholat sunnah di malam hari setelah tidur."
Ayat ini menjadi dasar bahwa sholat tahajud memang disyariatkan dan dilakukan setelah tidur. Pasalnya, kata tahajud sendiri berasal dari makna tidur lampau bangun kembali.
Maka, pertanyaan bolehkah tahajud tanpa tidur telah dijawab dalam ayat ini, bahwa shalat sunnah tersebut haruslah dilakukan setelah tidur.
Hadis dan penjelasan ulama
Begitu pula Syekh Sulaiman Ibn Muhammad ibn Umar Al-Bujairomi menyebutkan:
وَتَهَجُّدٌ - أَيْ: تَنَفُّلٌ بِلَيْلٍ بَعْدَ نَوْمٍ
Artinya: "Sholat tahajud adalah shalat sunnah di malam hari setelah tidur."
Syekh Sulaiman Ibn Muhammad ibn Umar Al-Bujairomi juga menegaskan bahwa:
قَوْلُهُ: (بَعْدَ نَوْمٍ) وَلَوْ يَسِيرًا، وَلَوْ كَانَ النَّوْمُ قَبْلَ فِعْلِ الْعِشَاءِ، لَكِنْ لَا بُدَّ أَنْ يَكُونَ التَّهَجُّدُ بَعْدَ فِعْلِ الْعِشَاءِ، حَتَّى يُسَمَّى بِذَلِكَ وَهَذَا هُوَ الْمُعْتَمَدُ
"Penjelasan kalimat (setelah tidur): walaupun tidur sejenak dan tidurnya dilakukan sebelum sholat Isya, tapi shalat tahajud tetap dilakukan setelah sholat Isya. Oleh karena itu sholat ini disebut sholat tahajud (tahajud: tidur di waktu malam) dan inilah pendapat nan mu'tamad (kuat). (Sulaiman Ibn Muhamad ibn Umar Al-Bujairomi, Hasyiyatul Bujairomi ala Syarhil Minhaj, [Mesir, Mustafa al-Babi al-Halabi: 1345 H] juz 1, laman 286)
Jadi, bolehkah tahajud tanpa tidur? Jawabannya tidak lantaran tidur adalah syarat agar shalat malam disebut tahajud.
Jika seseorang begadang dan kemudian melaksanakan sholat di malam hari tanpa tidur, ibadah tersebut tetap dihitung sebagai shalat sunnah malam. Akan tetapi, ustadz sepakat tidak bisa disebut sebagai tahajud.
Apa saja sholat sunnah malam jika tidak tidur?
Bagi seseorang nan susah tidur pada malam hari, tetap ada banyak shalat sunnah lain nan bisa dilakukan selain tahajud, di antaranya:
- Shalat witir
- Shalat hajat
- Shalat tasbih
- Shalat taubat
Dengan begitu, seorang Muslim tetap bisa mengisi malamnya dengan ibadah meski tidak tidur. Namun, jika mau mendapatkan keistimewaan unik dari sholat tahajud, tetap kudu ada tidur terlebih dulu walaupun sebentar.
Demikian jawaban dari bolehkah mengerjakan sholat tahajud tanpa tidur terlebih dulu.
(gas/fef)
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·