slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Bos Agrinas Syok Harga Pikap Ri Rp528 Juta: Petani Tak Mampu Beli

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Agrinas Pangan Nusantara menyatakan adanya kebutuhan mendesak petani dan koperasi desa bakal kendaraan pikap berukuran 4x4, untuk menjangkau wilayah terpencil dengan kondisi jalan nan sulit.

Di saat nan sama, perusahaan mengkritik nilai kendaraan double cabin di pasar domestik nan dinilai terlalu mahal.

Direktur Utama Agrinas Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan nilai pikap double cabin di dalam negeri saat ini bisa mencapai Rp528 juta per unit. Menurutnya, nomor tersebut tidak logis jika dikaitkan dengan kebutuhan operasional petani dan koperasi desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kemarin memandang itu saya shock juga gitu. Ternyata nilai 4x4 itu jika di katalog itu sampai Rp528 (juta) gitu. Itu nyaris tidak mungkin petani bisa beli," ujar Joao dalam konvensi pers di Jakarta, Selasa (24/2).

Ia menegaskan kendaraan 4x4 dibutuhkan untuk mendukung pengedaran hasil pertanian, pupuk, hingga logistik di wilayah dengan medan berat. Untuk itu, Agrinas mencari opsi pengadaan dengan nilai nan dinilai lebih kompetitif.

Dalam kesempatan nan sama, Joao juga menyinggung kekuasaan merek-merek lama dalam industri pikap 4x4 di Indonesia. Ia menyebut pasar kendaraan jenis tersebut telah dikuasai oleh pemain nan sama selama puluhan tahun.

Menurut dia, sebagian besar kendaraan 4x4 nan beredar di dalam negeri tetap berstatus completely built up (CBU) alias diimpor utuh dari negara lain, termasuk dari Thailand. Bahkan, dia menyebut rantai pasok mesin dan komponen banyak berasal dari luar negeri sebelum dirakit di negara tersebut dan kemudian masuk ke Indonesia.

Joao menilai kondisi itu menunjukkan belum kuatnya industri 4x4 berbasis produksi lokal. Ia menegaskan langkah Agrinas dalam pengadaan kendaraan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek harga, kapabilitas pasokan, serta kebutuhan riil di lapangan.

"Yang paling tidak fair adalah bahwa kita ini sudah nyaris 80 tahun menggunakan merek tertentu nan teman-teman semua tahu. Itu peralatan diproduksi mesinnya di Cina, diproduksi di Jepang, kemudian dikirim ke Thailand, baru dikirim ke Indonesia. Sehingga membikin nilai begitu mahal," tegasnya.

Keterangan tersebut dia sampaikan menanggapi keputusan Agrinas mengimpor 105 ribu unit mobil pikap dari India pada tahun ini untuk mendukung operasional program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Rencana impor mencakup 35 ribu unit mobil pikap 4x4 produksi Mahindra & Mahindra Ltd, 35 ribu unit pikap 4x4 dari Tata Motors, serta 35 ribu unit truk roda enam dari produsen nan sama. Hingga saat ini, sekitar 200 unit pikap Mahindra dilaporkan telah tiba di Indonesia.

Agrinas merupakan pelaksana utama pembangunan Kopdes Merah Putih nan ditunjuk pemerintah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025. Kendaraan nan diimpor bakal digunakan untuk mendukung aktivitas operasional dan logistik koperasi desa di beragam wilayah Indonesia.

Program Kopdes Merah Putih dirancang pemerintah untuk memperkuat pengedaran peralatan dan aktivitas ekonomi di tingkat desa, sehingga memerlukan kendaraan operasional dalam jumlah besar.

Namun, wacana impor tersebut menuai kritik dari pelaku industri lantaran dinilai berpotensi melemahkan industri otomotif dalam negeri.

[Gambas:Video CNN]

(lau/ins)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru