CNN Indonesia
Sabtu, 18 Apr 2026 07:19 WIB
Ilustrasi. Orang nan tak bisa berkawan mempunyai ciri-ciri tertentu, tidak selalu lantaran dia antisosial, tetapi ada penyebab lainnya. (HebiFot/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --
Tiap manusia mempunyai karakter khasnya tersendiri. Ada orang nan mudah berbaur dan dikelilingi banyak teman, tetapi ada juga nan tidak mudah membangun hubungan pertemanan. Namun seperti apa ciri-ciri orang nan tidak bisa berkawan itu?
Seringnya, kita mengira orang nan sedikit kawan itu hanya antisosial alias tidak ramah. Namun, kenyataannya jauh lebih kompleks.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak dari orang-orang nan kesulitan berkawan sebenarnya pribadi nan baik dan mau mempunyai koneksi, tetapi terjebak dalam pola hidup tertentu nan menghalangi kedekatan emosional.
Ciri-ciri orang nan tidak bisa berteman
Ada beberapa karakter nan menunjukkan seseorang tidak bisa berteman. Jika menemukan karakter ini pada orang di sekitarmu, bukan berfaedah ini tanda Anda kudu menjauhinya.
Dengan mengetahui ciri-cirinya, Anda bisa lebih memahami orang tersebut. Bahkan, Anda pun bisa lebih memahami diri sendiri jika merasa relate dengan ciri-ciri ini, seperti dirangkum dari beragam sumber:
1. Selalu melakukan percakapan di level permukaan
Orang nan susah berkawan biasanya menjaga percakapan tetap di level permukaan, seperti membahas cuaca alias aktivitas sehari-hari tanpa menyentuh emosi alias pengalaman pribadi.
Mengutip laman Artful Parent, persahabatan nan kuat memerlukan keterbukaan dan keberanian untuk menunjukkan kerentanan. Mereka enggan berbagi hal-hal nan lebih dalam, sehingga hubungan tidak berkembang lebih jauh.
2. Sulit memulai rencana bertemu
Ciri-ciri orang nan tidak bisa berkawan juga terlihat dari kebiasaan menunggu orang lain nan membujuk bertemu. Mereka jarang mengambil inisiatif untuk membikin janji alias mengatur waktu berbareng teman.
3. Jarang menanyakan kabar
Orang nan susah berkawan condong mendengarkan hanya untuk merespons, bukan untuk betul-betul memahami.
Mereka tidak ingat alias tidak menanyakan kelanjutan cerita krusial dalam hidup teman, seperti gimana hasil wawancara kerja alias kondisi keluarga.
4. Waktu nan terbatas
Tak hanya dari sisi kepribadian, kesibukan ketika kita makin dewasa juga menjadi salah satu argumen utama sulitnya membangun pertemanan. Dengan agenda padat, waktu untuk bersosialisasi pun sangat terbatas.
Mengutip Psychcentral, sebuah penelitian di Journal of Social and Personal Relationships (2018) menunjukkan, butuh sekitar 30 jam untuk mengenal kawan biasa, 140 jam untuk kawan dekat, dan 300 jam untuk sahabat sejati.
5. Takut mendapat penolakan
Dalam perihal menjalin pertemanan baru, salah satu halangan terbesarnya antara lain takut mendapat penolakan dari orang lain.
Tentu kita bakal merasa sakit hati dan malu jika mendapat penolakan. Namun ada saja orang nan takut duluan bakal emosi tertolak apalagi sebelum mencoba memulai.
[Gambas:Video CNN]
6. Kurangnya kesempatan bertemu
Berbeda dengan anak-anak nan sering berjumpa di sekolah, orang dewasa sering kehilangan kesempatan berjumpa secara rutin dengan golongan sebaya.
Pekerjaan, keluarga, dan tanggung jawab lain membikin hubungan sosial menjadi jarang dan susah dijadwalkan.
7. Nyaman dengan kesendirian
Foto: iStock/martin-dm
Ilustrasi nyaman dengan kesendirian.
Orang nan tidak bisa berkawan biasanya merasa nyaman dengan kesendirian. Mereka memanfaatkan waktu sendiri untuk refleksi, menjalani hobi, alias sekadar beristirahat.
Kesendirian ini membantu mereka mengenal diri lebih dalam, tetapi juga membikin mereka kurang terdorong untuk mencari hubungan sosial.
8. Tidak nyaman dengan perubahan mendadak
Rutinitas nan stabil memberikan rasa aman. Oleh lantaran itu, perubahan mendadak alias situasi tak terduga sering membikin mereka merasa tidak nyaman.
Ketidaknyamanan ini bisa menghalang keahlian mereka untuk beradaptasi dalam hubungan sosial nan dinamis.
9. Mampu menetapkan batas nan tegas
Mereka condong menetapkan batas nan jelas dalam hubungan sosial. Mengatakan "tidak" pada hal-hal nan tidak sesuai prioritas merupakan langkah mereka menjaga kesehatan emosional dan energi. Namun, batas ini kadang membikin mereka terlihat susah didekati.
10. Terbiasa berdikari menghadapi masalah
Kemandirian adalah karakter unik lain dari orang nan susah berteman. Mereka lebih suka mencari solusi sendiri tanpa berjuntai pada orang lain.
Meski membangun rasa percaya diri, kemandirian ini bisa berujung pada isolasi sosial jika terlalu berlebihan.
Memahami ciri-ciri orang nan tidak bisa berkawan membantu kita lebih empati dan membuka ruang untuk membangun hubungan nan lebih baik.
Kalau Anda mengenali beberapa karakter di atas pada diri sendiri, cobalah perlahan membuka diri dan berani mengambil langkah mini untuk mempererat hubungan sosial.
(rti)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·