Jakarta, CNN Indonesia --
Apakah Anda sudah bisa menghitung penjumlahan pecahan? Jika tetap kesulitan menyelesaikan hitungan pecahan, simak caranya di sini.
Pelajaran matematika mengharuskan siswa untuk belajar tentang banyak materi dasar. Salah satunya adalah tentang pecahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memahami dan bisa menjawab pertanyaan pecahan dapat membantumu membagi suatu hal, menghitung waktu, alias mengelola duit seperti potongan nilai dan pajak.
Tak hanya itu, menjumlahkan pecahan dasar juga menjadi dasar untuk bisa memahami pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan, aljabar, serta kalkulasi lainnya.
Oleh lantaran itu, yuk pelajari dan pahami pecahan mulai dari sekarang!
Cara menghitung penjumlahan pecahan
Sebelum mengetahui langkah menghitung penjumlahan pecahan, krusial untuk memahami dulu apa itu pecahan.
Berdasarkan kitab Math Stories: Kumpulan Rumus dan Cerita Matematika oleh Drajat dan Janu, pecahan adalah bilangan nan menggambarkan bagian dari keseluruhan, bagian dari suatu daerah, alias bagian dari suatu benda.
Satu bilangan pecahan mempunyai dua bagian, ialah pembilang dan penyebut. Contohnya, pecahan ¼ mempunyai nomor satu sebagai bilangan pembilang, sedangkan nomor empat adalah bilangan penyebut.
Ada banyak langkah nan bisa digunakan untuk menjumlahkan sebuah pecahan. Perhatikan triknya.
1. Jika penyebutnya sama
Pecahan jenis ini mempunyai bilangan penyebut nan sama sehingga bisa langsung dijumlahkan pembilangnya.
Contoh:
- ⅖ + ⅕ = ⅗
2. Jika penyebutnya berbeda
Karena mempunyai bilangan penyebut nan berbeda, Anda kudu menyamakan terlebih dulu penyebutnya menggunakan KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil).
KPK adalah nomor nan bisa dipakai berbareng oleh dua bilangan. Contohnya, 3 dan 4 mempunyai KPK 12 lantaran 12 dapat ditemukan di perkalian 3 dan di perkalian 4.
Contoh:
¼ + ⅓
¼ = ⁴⁄₁₂
⅓ = ⁴⁄₁₂
⁴⁄₁₂ + ⁴⁄₁₂ = ⁷⁄₁₂
3. Jika hasil pecahan bisa disederhanakan
Pecahan bisa disederhanakan alias dibuat lebih mini angkanya, tanpa mengubah nilainya. Hal ini dilakukan untuk membikin penjumlahan menjadi lebih mudah.
Contoh:
²⁄₆ + ⅙ = ³⁄₆
³⁄₆ = ½
4. Penjumlahan pecahan campuran
Pecahan campuran adalah menjumlahkan bilangan nan terdiri dari nomor bulat dan pecahan. Caranya adalah dengan mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa terlebih dahulu.
Kemudian samakan penyebutnya jika perlu dan jumlahkan seperti biasa. Kamu pun bisa mengubah lagi pecahan biasa menjadi pecahan campuran.
Contoh:
1½ + ⅔
1½ = ³⁄₂
³⁄₂ = ⁹⁄₆ , ⅔ = ⁴⁄₆
⁹⁄₆ + ⁴⁄₆ = ¹³⁄₆
¹³⁄₆ = 2⅙
Contoh soal penjumlahan pecahan dan jawabannya
Berikut adalah kumpulan contoh soal pecahan nan bisa Anda pelajari.
- ¼ + ²⁄₄ = ¾
- ⅗ + ⅒ = ⁶⁄₁₀ + ⅒ = ⁷⁄₁₀
- ⅔ + ⁴⁄₉ = ⁶⁄₉ + ⁴⁄₉ = ¹⁰⁄₉ = 1⅑
- ⅝+ ⅜ = ⁸⁄₈ = 1
- 1½ + ⅔ = ³⁄₂ + ⅔ = ⁹⁄₆ + ⁴⁄₆ = ¹³⁄₆ = 2⅙
- ⁷⁄₁₀ + ⅖ = ⁷⁄₁₀ + ⁴⁄₁₀ = ¹¹⁄₁₀ = 1⅒
- 2¾ + 1¼ = ¹¹⁄₄ + ⁵⁄₄ = ¹⁶⁄₄ = 4
- ³⁄₆ + ⅔ = ½ + ⁴⁄₆ = ³⁄₆ + ⁴⁄₆ = ⁷⁄₆ = 1⅙
- ⁴⁄₇ + ⁵⁄₁₄ = ⁸⁄₁₄ + ⁵⁄₁₄ = ¹³⁄₁₄
- ½ + ⅓ + ⅙ = ³⁄₆ + ²⁄₆ + ⅙ = ⁶⁄₆ = 1
- ⅖ + ³⁄₁₀ = ⁴⁄₁₀ + ³⁄₁₀ = ⁷⁄₁₀
- ¾ + ⅙ = ⁹⁄₁₂ + ²⁄₁₂ = ¹¹⁄₁₂
- 1⅔ + 2⅙ = ⁵⁄₃ + ¹³⁄₆ = ¹⁰⁄₆ + ¹³⁄₆ = ²³⁄₆ = 3⅚
- ⁷⁄₁₂ + ⅝ = ¹⁴⁄₂₄ + ¹⁵⁄₂₄ = ²⁹⁄₂₄ = 1⁵⁄₂₄
- ⁵⁄₉ + ⅔ = ⁵⁄₉ + ⁶⁄₉ = ¹¹⁄₉ = 1²⁄₉
- 3½ + 4⅔ = ⁷⁄₂ + ¹⁴⁄₃ = ²¹⁄₆ + ²⁸⁄₆ = ⁴⁹⁄₆ = 8⅙
- ⅘ + ³⁄₁₀ = ⁸⁄₁₀ + ³⁄₁₀ = ¹¹⁄₁₀ = 1⅒
- 2¼ + 3⅜ = ⁹⁄₄ + ²⁷⁄₈ = ¹⁸⁄₈ + ²⁷⁄₈ = ⁴⁵⁄₈ = 5⅝
- ⅙ + ⁵⁄₁₂ = ²⁄₁₂ + ⁵⁄₁₂ = ⁷⁄₁₂
- ⅔ + ⅖ = ¹⁰⁄₁₅ + ⁶⁄₁₅ = ¹⁶⁄₁₅ = 1¹⁄₁₅
Demikian langkah menghitung penjumlahan pecahan dan contoh soalnya. Selamat belajar.
(sac/fef)
11 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·