Jakarta, CNN Indonesia --
Pelumas atau oli memegang peran krusial menjaga performa dan usia pakai mesin sepeda motor. Namun, tetap banyak pengguna motor nan memilih oli tanpa memahami spesifikasi dan kebutuhan mesin.
Ingat, penggunaan pelumas nan tepat bukan sekadar soal merek alias harga. Ada sejumlah aspek teknis nan perlu diperhatikan agar mesin tetap bekerja optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesuaikan spesifikasi pabrikan
Langkah pertama memilih pelumas adalah mengikuti rekomendasi pabrikan. Setiap motor mempunyai kebutuhan oli berbeda, tergantung kreasi mesin, kapasitas, hingga teknologi nan digunakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi spesifikasi oli biasanya tercantum di kitab manual kendaraan, termasuk tingkat kekentalan alias viskositas seperti SAE 10W-30 alias 10W-40.
Kode SAE (Society of Automotive Engineers) menunjukkan tingkat kekentalan alias viskositas oli pada suhu tertentu. Angka sebelum huruf W (winter) menunjukkan kekentalan oli di suhu rendah saat mesin dingin. Apabila semakin mini angkanya, artinya oli semakin encer saat mesin dingin.
Sementara nomor setelah huruf W menunjukkan kekentalan oli saat mesin panas. Jadi, semakin besar angkanya, maka oli semakin kental saat suhu tinggi, nan berfaedah memberi pelindung lebih kuat untuk internal mesin nan bergesekan.
Perhatikan tingkat kekentalan
Viskositas merupakan aspek terpenting memilih pelumas. Jika oli terlalu encer bisa membikin pelumasan tidak maksimal, sementara oli nan terlalu kental dapat membebani kerja mesin.
Umumnya motor lawas disarankan memilih pelumas lebih kental, berbeda dari mesin motor modern nan dianjurkan memilih oli lebih encer.
Sertifikasi dan reputasi produk
Gunakan juga oli nan sudah terverifikasi kualitasnya dan diproduksi oleh pabrikan terpercaya. Selain itu, pastikan oli bisa didapatkan dengan mudah melalui jaringan dealer resmi alias part shop terverifikasi.
Selama IIMS 2026, Anda pun dapat memilih oli nan sesuai kebutuhan salah satunya produk Ipone. Merek ini juga telah meluncurkan produk pelumas Katana Series, ialah Katana Scoot 5W-40, Katana 15W-50, R4000 15W-50, dan R2000.
Katana Scoot 5W-40 dikatakan sebagai pelumas nan menawarkan kenyamanan dan performa motor matik untuk penggunaan sehari-hari. Katana Scoot 5W-40 datang sebagai pelumas 100 persen Synthetic premium nan menjaga performa mesin tetap optimal, halus, dan responsif di beragam kondisi berkendara.
Lalu Katana 15W-50 untuk penggunaan motor 4-tak berbudi pekerti sport, performa tinggi serta mendukung style berkendara agresif. Sistem oli ini dapat memberikan perlindungan optimal pada RPM tinggi, menjaga kestabilan mesin di kondisi ekstrem, serta memastikan perpindahan gigi tetap halus. Pelumas ini ideal untuk sport bike, cruiser, hingga motor adventure.
Untuk R4000 15W-50 datang sebagai pelumas semi-sintetik advanced nan dirancang untuk memberikan perlindungan optimal pada mesin dalam penggunaan harian hingga touring jarak jauh.
Kemudian IPONE R2000, merupakan pelumas 2T untuk motor 2 tak nan diklaim bisa membikin pembakaran bersih, asap rendah, dan perlindungan mesin.
Jangan lupa tukar oli berkala
Meski telah menggunakan oli terbaik, perlu diingat juga agar menggantu pelumas sesuai interval nan disarankan, terutama untuk motor harian nan digunakan di lampau lintas padat alias perjalanan jauh. Biasanya, penggantian disarankan setiap 2.000-3.000 km alias mengikuti pedoman kitab manual.
(ryh/fea)
[Gambas:Video CNN]
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·