slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Daftar Negara Maju Di Asia, Ada Singapura Hingga Jepang

Sedang Trending 6 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah negara dapat dikatakan maju tercermin dari beragam indikator. Negara maju diukur dari pendapatan per kapita nan tinggi, rendahnya tingkat pengangguran, keamanan nan tinggi, kualitas infrastruktur, hingga penguasaan IPTEK.

Sejumlah negara di Asia tergolong sebagai negara maju. Ini daftar negara maju di Asia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kriteria negara maju di Asia

Ada beberapa kriteria sebuah negara dikatakan sebagai negara maju. Daftar negara maju di Asia tak luput dari sejumlah kriteria berikut:

1. GDP alias PDB

Dikutip dari Tech Point Africa, gross domestic product (GDP) alias PDB merupakan parameter utama kekayaan suatu kota nan menunjukkan total output ekonominya. PDB mengukur nilai moneter barang dan jasa nan diproduksi di dalam wilayah suatu negara pada waktu tertentu.

Perubahan output nan diukur dengan PDB menjadi tolok ukur paling komprehensif untuk menilai kesehatan perekonomian suatu negara.

2. PDB per kapita

PDB per kapita merupakan metrik ekonomi nan membagi output ekonomi suatu negara menjadi alokasi per kapita. Para ahli ekonomi menggunakan PDB per kapita untuk menentukan kemakmuran suatu negara berasas pertumbuhan ekonominya.

Cara hitung PDB per kapita di Asia ialah membagi PDB suatu negara dengan jumlah penduduknya. Negara dengan PDB per kapita nan lebih tinggi biasanya diduduki oleh negara industri dan maju dengan jumlah masyarakat lebih sedikit dibandingkan negara lain.


3. HDI alias IPM

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan pengukuran ringkasan tingkat pencapaian dasar dalam pembangunan manusia. IPM di Asia mencakup pengetahuan dan pemahaman, umur panjang dan kesehatan serta standar hidup layak.

Harapan hidup saat lahir mengukur aspek Kesehatan (yakni antara 25 dan 85 tahun) dan pendidikan dinilai melalui rata-rata tahun (maksimal 15 tahun) dan perkiraan lama sekolah (maksimal 18 tahun). Sementara standar hidup didasarkan pada PNB per kapita.

Selain itu negara maju juga didukung oleh kualitas hidup masyarakatnya. Sebut saja jasa kesehatan, pendidikan, tingkat pendapatan, keamanan, prasarana dan kualitas lingkungan.

Kemudian terdapat juga penemuan dan kemajuan teknologi, keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial.

Daftar negara maju di Asia

Berikut beberapa negara maju di Asia nan dinilai telah mencakup sejumlah aspek di atas.

1. Singapura

Singapura mempunyai populasi sedikitnya di atas 5,86 juta jiwa. Negara ini mempunyai ekonomi dengan pendapatan tinggi nan dibangun di atas lingkungan izin nan ramah upaya dan investasi nan kuat di bagian infrastruktur, pendidikan, jasa Kesehatan, dan jasa publik.

Singapura menjadi salah satu negara dengan ekonomi paling kompetitif di bumi dan menempati ranking tertinggi dalam indeks modal manusia Bank Dunia 2020.

Stabilitas politik Singapura, rendahnya korupsi dan transparansi lembaga-lembaganya telah mendorong pertumbuhannya ebagai pusat finansial terkemuka.


2. Jepang

Penduduk negara ini tercatat 123,75 juta jiwa dengan PDB sebesar $4,204 triliun dan PDB per kapita sebesar $33.806. Tahun 2025 ini, PDB Jepang diduga mencapai $4,39 triliun dengan PDB per kapita sebesar $35.660.

Jepang merupakan salah satu produsen kendaraan bermotor, baja dan peralatan manufaktur berteknologi tinggi terbesar di dunia.

Menurut Indeks Kehidupan Lebih Baik OECD, Jepang unggul dalam pendidikan, keselamatan dan kualitas lingkungan dibandingkan negara lain. Namun, Jepang tetap di bawah rata-rata dalam perihal pendapatan, hubungan social, keterlibatan sipil dan kepuasan hidup.


3. China

China berpenduduk lebih dari 1,4 miliar jiwa dan termasuk negara terpadat kedua setelah India. Negara ini mewakili 17,4 persen populasi dunia.

Menurut Bank Dunia, China menjadi negara berpenghasilan menengah ke atas. Pertumbuhan ekonominya didorong oleh kelebihan manufaktur, kebijakan berorientasi ekspor, industrialisasi nan pesat dan investasi di bagian prasarana dan teknologi.

4. Korea Selatan

Korea Selatan berpenduduk 51,72 juta jiwa. Penggerak ekonomi utamanya meliputi manufaktur berorientasi ekspor, penemuan teknologi dan sektor jasa.

Menurut Bank Dunia, Korea Selatan telah mencapai kesuksesan luar biasa dalam beberapa dasawarsa terakhir. Negara ini menggabungkan pertumbuhan ekonomi nan pesat dengan pengurangan kemiskinan nan signifikan.

Selain itu, Korsel juga mempunyai ranking nan baik dalam beberapa dimensi kesejahteraan dalam Indeks Kehidupan nan lebih baik, pendidikan, kesehatan dan keterlibatan masyarakat.

5. Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab alias Emirat dikenal sebagai surga bagi kaum elite. Ibu kotanya, Abu Dhabi, menjadi salah satu pusat upaya dan finansial di Asia dan Timur Tengah.

Selain minyak, pemerintah Emirat telah memperluas aliran pendapatannya dengan investasi di sektor teknologi dan daya terbarukan dan pembangunan prasarana nan substansial.

Tahun 2023, Worldometers memperkirakan PDB negara itu mencapai $514 miliar dengan PDB per kapita $48.311. Bank Sentral UEA memproyeksikan pertumbuhan PDB riil sebesar 4,5 persen pada tahun 2025 dan 5,5 persen di 2026.

PDB non migas Emirat juga diperkirakan tumbuh sebesar 4,9 persen tahun 2024 dan 5 persen tahun 2025 didorong oleh pariwisata, real estate, jasa finansial dan teknologi.

6. Arab Saudi

Negara pengekspor minyak terbesar di bumi ini menjadi fondasi bagi perekonomiannya ialah 45 persen PDB, 80 persen pendapatan anggaran dan 90 persen pendapatan ekspor.

Saat ini, Arab Saudi berupaya mendiversifikasi perekonomiannya ke bagian lain seperti telekomunikasi, pembangkit listrik, dan gas alam.

Worldometers memperkirakan PDB nominal Arab Saudi sebesar $1,068 triliun dengan PDB per kapita $32.094 tahun 2023. Pertumbuhan PDB di Saudi diperkirakan meningkat antara tahun 2024 dan 2029 dengan total dua poin persentase.

Peningkatan keseluruhan ini tidak terjadi secara berkepanjangan terutama tahun 2026, 2027, dan 2028. Tahun 2029 diperkirakan mencapai 3,5 persen.

Selain itu, biaya hidup nan lebih rendah dibandingkan sejumlah negara maju lainnya dengan ekonomi nan berkembang menawarkan peluang.

Demikian info daftar negara maju di Asia.

(glo/fef)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru