slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Daftar Sekolah Kedinasan Untuk Tinggi Badan Kurang Dan Pakai Kacamata

Sedang Trending 9 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Apabila Anda tertarik masuk sekolah kedinasan tetapi merasa kurang memenuhi standar tinggi badan alias menggunakan kacamata, jangan buru-buru berkecil hati.

Pasalnya, ada daftar sekolah kedinasan untuk tinggi badan kurang dan pakai kacamata nan dapat menjadi pilihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyak orang beranggapan bahwa kesempatan untuk masuk sekolah kedinasan hanya terbuka bagi mereka nan mempunyai postur ideal dan penglihatan sempurna. Padahal, tidak sepenuhnya demikian. Ada beberapa sekolah nan tidak mempunyai syarat tersebut.

Berikut daftar sekolah kedinasan untuk tinggi badan kurang dan pakai kacamata nan dapat menjadi referensi.

1. Politeknik Statistika STIS

Politeknik milik Badan Pusat Statistik (BPS) terbuka untuk pendaftar nan menggunakan kacamata alias lensa kontak, baik minus maupun plus, selama tidak melampaui 6 dioptri. Lalu, pendaftar wajib bebas dari buta warna, baik total maupun sebagian.

Syarat lainnya nan kudu dipenuhi meliputi kesehatan bentuk dan mental, bisa beraktivitas di dalam maupun luar ruangan, serta tidak terlibat penyalahgunaan narkoba. Menariknya, STIS tidak menerapkan pemisah minimal tinggi badan sama sekali untuk pendaftarnya.

2. Politeknik Keuangan Negara STAN

PKN STAN dikenal sebagai salah satu sekolah kedinasan favorit. Berdasarkan persyaratan terakhir nan diumumkan, tidak ada ketentuan unik mengenai kondisi mata sehingga penggunaan kacamata umumnya diperbolehkan.

Namun, ada larangan mempunyai tato, jejak tato, alias tindik, selain disebabkan oleh argumen kepercayaan alias budaya tertentu. Sama seperti STIS, PKN STAN juga tidak memberlakukan syarat tinggi badan.

3. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)

Sekolah kedinasan milik BMKG ini dapat menjadi pilihan bagi Anda nan menggunakan kacamata. STMKG memperbolehkan peserta dengan gangguan penglihatan hingga minus 4 (spheris) dan silinder maksimal 2. Peserta juga tidak boleh mempunyai kondisi buta warna.

Jika dinyatakan lolos, calon taruna dan taruni juga kudu siap menjalani prosedur LASIK dengan biaya pribadi. Namun, sekolah ini tetap menerapkan syarat tinggi badan minimal, ialah 160 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk wanita, serta kudu sehat secara bentuk dan mental.

4. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)

Poltek SSN membuka kesempatan bagi peserta berkacamata, selama ukuran minus alias plus tidak lebih dari 1 dioptri, dan tidak menggunakan lensa silindris. Pendaftar juga kudu bebas dari buta warna, baik total maupun parsial.

Sekolah ini juga tetap menerapkan standar tinggi badan minimal, ialah 165 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk wanita, dengan proporsi berat badan nan seimbang. Selain itu, peserta tidak boleh mempunyai tato alias tindik di area tubuh nan tidak wajar.

5. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

Di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN), STIN memberikan kesempatan bagi peserta nan mempunyai gangguan penglihatan, baik minus maupun plus, selama ukurannya tidak melampaui 1 dioptri.

Meski begitu, sekolah ini tetap mempunyai syarat tinggi badan minimal, ialah 165 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk wanita. Selain itu, peserta tidak boleh mempunyai tato alias jejak tato, serta kudu sehat jasmani dan rohani.

Demikian daftar sekolah kedinasan untuk tinggi badan kurang dan pakai kacamata, ialah Politeknik Statistika STIS, Politeknik Keuangan Negara STAN, STMKG, Poltek SSN, dan STIN. Semoga membantu.

(han/juh)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru