CNN Indonesia
Minggu, 22 Jun 2025 08:30 WIB
Honda melempem di MotoGP Italia dalam satu dasawarsa terakhir. (REUTERS/Andrew Boyers)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap-pembalap Honda pernah berhasil saat tampil dalam MotoGP Italia di Sirkuit Mugello. Tetapi sekarang prestasi mereka makin melempem.
Kejayaan Honda di Mugello memang tidak dominan. Sepanjang sejarah MotoGP, Honda hanya empat kali menjadi nan terbaik, ialah pada musim 2002, 2003, 2010, dan 2014.
Kali terakhir pembalap Honda menjuarai GP Italia pada 2014. Saat itu Honda tetap diperkuat Marc Marquez. Pembalap Honda lainnya, seperti Dani Pedrosa juga bisa bersaing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam satu dasawarsa terakhir balapan di GP Italia, Ducati menjadi nan terbaik. Sebanyak enam kali wakil Ducati meraih trofi juara, sisanya direbut wakil Yamaha.
Mengapa Honda kurang beruntung di Italia? Ini tak lain lantaran saat ini pembalap asal Italia selalu menonjol di Mugello. Dalam tiga musim terakhir misalnya, Italia berjaya.
Francesco Bagnaia, pembalap Italia nan menunggangi Ducati, juara pada jenis 2022, 2023, dan 2024. Musim sebelumnya, 2021, Fabio Quartararo dari Yamaha nan berkuasa.
Era kejayaan Honda di GP Italia tercipta saat tetap ada Valentino Rossi (2002 dan 2003), Dani Pedrosa (2010), dan Marquez (2014). Kini Honda tak punya andalan.
Musim ini ada enam pembalap Honda nan tampil di MotoGP 2025. Mereka itu Johann Zarco, Luca Marini, Joan Mir, Takaaki Nakagami, Somkiat Chantra, dan Aleix Espargaro.
Dari keenam pembalap ini, Zarco terbilang paling menonjol. Pembalap asal Prancis ini menempati ranking keenam klasemen sementara MotoGP. Sedangkan pembalap lainnya di bawah 10 besar.
Musim ini pembalap-pembalap Honda kurang beruntung. Mereka dibekap cedera, seperti Espargaro dan Marini. Ini membikin performa Honda di GP Italia kurang gemilang.
[Gambas:Video CNN]
(abs/abs/jun)
8 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·