CNN Indonesia
Rabu, 29 Apr 2026 08:00 WIB
NDX AKA siap melaporkan kembali promotor Festival Gelombang Cinta #4 setelah mereka disomasi Rp1,7 miliar. (CNN Indonesia/M. Andika Putra)
Jakarta, CNN Indonesia --
NDX AKA menyatakan kesiapannya untuk melaporkan kembali promotor Festival Gelombang Cinta #4, CV Al Organizer, jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi. Permasalahan ini memanas setelah NDX AKA memutuskan batal tampil.
Ketegangan memuncak setelah NDX AKA disomasi Rp1,7 miliar dan dilaporkan ke polisi atas tuduhan pencemaran nama baik. Tuduhan berasal dari komentar @ndxakatv di media sosial nan imbau fans refund lantaran mereka batal tampil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Denny Ardiansyah selaku kuasa norma NDX AKA menegaskan bahwa kliennya telah mengirimkan jawaban tertulis sekaligus melayangkan gugatan kembali pada Selasa (28/4).
Denny menggarisbawahi bahwa batalnya penampilan kliennya murni dipicu oleh ketidakkonsistenan penyelenggara, bukan lantaran NDX AKA nan mangkir.
"Pada H-4 terjadi reschedule jadwal, nan semestinya 26 Maret menjadi 7 Mei dengan argumen venue. Bukan lantaran pengguna kami tidak kooperatif alias mengingkari suatu kesempatan. Tapi murni pemberitahuan dari pihak EO," kata Denny seperti diberitakan detikJateng, Selasa (28/4).
[Gambas:Video CNN]
Pihak manajemen merasa komentar di IG tersebut adalah langkah perlindungan agar fans tidak merasa dirugikan oleh info nan simpang siur.
Sehingga, NDX AKA merasa keberatan dituduh melakukan pencemaran nama baik, mengingat perubahan agenda tersebut datang dari sisi promotor.
Denny pun memberikan tenggat waktu tujuh hari bagi CV Al Organizer untuk meralat pernyataan mereka dan meminta maaf secara terbuka.
"Kami memberikan waktu kepada pihak EO untuk memberikan penjelasan dan meminta maaf mengenai keterangan nan sudah disebarkan luas melalui medsos," tuturnya.
"Apabila dari pihak EO tetap bersikeras bahwa langkah mereka tepat, kami juga bakal mengambil langkah norma juga. Kami bakal melaporkan ke Kepolisian Daerah Jateng," Denny menegaskan.
Denny kembali menegaskan bahwa motivasi utama kliennya adalah menjaga hak-hak pedoman fans setianya agar mendapatkan info nan jeli mengenai agenda panggung sang idola.
"Tujuan dari NDX ini untuk melindungi kewenangan dari fanbase, kewenangan dari fans untuk bisa memandang talent artis nan diinginkannya. Dari pengguna kami sendiri tidak mau fans merasa kecewa, merasa dirugikan, mengenai adanya info nan tidak benar," ucapnya.
(chri)
Add
as a preferred source on Google
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·