Jakarta, CNN Indonesia --
Mantan Menpora Ario Bimo Nandito 'Dito' Ariotedjo mengonfirmasi bakal menghadiri pemeriksaan KPK mengenai kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024, Jumat (23/1) siang.
"Hadir InsyaAllah setelah salat Jumat," ujar Dito saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Jumat (23/1).
Dito mengaku tidak mempunyai persiapan unik mengenai pemeriksaan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persiapan bakal datang aja," ujar Dito.
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan Dito berangkaian dengan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan nan menyeret mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Staf Khususnya Ishfah Abidal Aziz namalain Gus Alex.
Budi belum bisa menyampaikan info perincian mengenai materi nan hendak didalami interogator terhadap Dito. Hal itu bakal disampaikannya setelah pemeriksaan rampung.
Berdasarkan kalkulasi awal KPK, kasus ini diduga merugikan negara hingga Rp1 triliun. Adapun Yaqut dan Gus Alex belum dilakukan penahanan hingga saat ini.
Dalam proses berjalan, tepatnya pada 11 Agustus 2025, KPK mengeluarkan Surat Keputusan tentang larangan berjalan ke luar negeri untuk Yaqut Cholil Qoumas, staf khususnya Ishfah Abidal Aziz, dan pemilik pemasok perjalanan Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur.
KPK juga sudah menggeledah sejumlah tempat seperti rumah kediaman Yaqut di Condet, Jakarta Timur, instansi pemasok perjalanan haji dan umrah di Jakarta, rumah ASN Kementerian Agama di Depok, hingga ruang Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama.
Banyak peralatan bukti diduga mengenai perkara disita. Di antaranya dokumen, Barang Bukti Elektronik (BBE), hingga kendaraan roda empat dan properti.
(har/ryn/har)
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·