CNN Indonesia
Jumat, 13 Feb 2026 16:00 WIB
Ilustrasi. Marhaban ya Ramadhan kerap diucapkan umat Islam untuk menyambut datangnya bulan puasa. Lantas, apa makna Marhaban ya Ramadhan? (iStockphoto/Baramyou0708)
Jakarta, CNN Indonesia --
Umat Islam di seluruh bumi tak lama lagi bakal menyambut datangnya bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Ada beragam macam langkah nan bisa dilakukan umat Islam untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan.
Salah satunya adalah mengucapkan Marhaban ya Ramadhan kepada sesama muslim. Namun, Marhaban ya Ramadhan artinya apa?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam Islam, bulan Ramadhan adalah salah satu bulan nan spesial dan penuh rahmat. Di bulan ini, Allah SWT melipat gandakan kebaikan, membuka pintu surga, mengunci pintu-pintu neraka, dan membelenggu setan. Hal ini agar umat muslim dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk.
Dalam sebuah riwayat, Rasulullah juga mengabarkan kepada para sahabat tentang berita ceria nan tidak lain adalah datangnya bulan Ramadhan.
Dengan mengucapkan kalimat Marhaban ya Ramadhan kepada kerabat sesama muslim, maka kita turut menyambut datangnya bulan puasa penuh dengan suka cita.
Arti Marhaban ya Ramadhan
Pada umumnya, kalimat Marhaban ya Ramadhan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi 'Selamat datang bulan Ramadhan'.
Sementara itu, menurut kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memaknai kata 'marhaban' sebagai 'kata seru untuk menyambut alias menghormati kehadiran tamu'.
Dikutip dari website NU Online, Marhaban ya Ramadhan menjadi salah satu kalimat nan sering diucapkan oleh umat muslim untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan alias bulan puasa.
Terdapat dua kata nan berfaedah untuk mewakili kata marhaban, ialah kata rahba dan marhab. Kata rahba bisa diartikan sebagai tempat nan luas.
Yang dimaksud dengan tempat nan luas adalah hati nan lapang, emosi senang saat menyambut datangnya bulan Ramadhan.
Kata marhab dapat juga diartikan sebagai stasiun alias tempat pemberhentian. Artinya, bulan Ramadhan ini sebagai tempat alias waktu nan tepat untuk mengumpulkan bekal dan memperbaiki diri untuk kehidupan di masa nan bakal datang.
Selanjutnya, kata Ya Ramadhan merujuk pada bulan Ramadhan.
Berdasarkan pengertian di atas, kalimat Marhaban ya Ramadhan bisa diartikan dengan "Selamat datang bulan Ramadhan, kami bakal mencari bekal untuk melanjutkan perjalanan menuju Allah dan kami bakal memperbaiki nan rusak dari hati kami".
Mengucapkan kalimat Marhaban ya Ramadhan ini menjadi salah satu langkah untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Sebagai muslim, kita diperintahkan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan nan penuh berkah dan kebaikan.
Rasulullah mengungkapkan jika pada bulan Ramadhan Allah membuka pintu-pintu surga, mengunci pintu neraka Jahanam, dan membelenggu para setan. Tak hanya itu saja, pada bulan Ramadhan terdapat suatu malam nan lebih baik dari seribu bulan.
Hal ini seperti nan terdapat dalam sebuah hadis Nabi Muhammad SAW dari Abu Hurairah RA sebagai berikut.
قَدْ أَتَاكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ كَتَبَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صَيَامَهُ فِيْهِ تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَانِ وَتُغْلَقُ أَبْوَابُ الجحيم, وَ تُغَلَّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ, فَيْهِ لَيْلَةٌ أَبْوَابُ خَيْرٌ من ألف شهرد مَنْ حَرَّمَ خَيْرَهَا فَقَدْ
Artinya: "Sungguh telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan nan penuh berkah. Allah mewajibkan kepada Anda sekalian untuk berpuasa. Pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka dan pintu neraka Jahanam dikunci, dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan itu ada suatu malam nan lebih baik dari seribu bulan. Maka siapa nan tidak berupaya untuk mendapatkan kebaikannya, maka luputlah semua kebaikannya." (Muttafaq 'Alaih).
Dengan kebaikan-kebaikan nan terdapat dibulan Ramadhan tersebut, sudah sepantasnya kita sebagai umat muslim untuk mnyambut kehadirannya dengan suka cita, termasuk dengan mengucapkan kalimat Marhaban ya Ramadhan.
Itulah makna dari kalimat Marhaban ya Ramadhan nan digunakan oleh umat muslim untuk menyambut datangnya bulan puasa.
(ahd/fef)
[Gambas:Video CNN]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·