CNN Indonesia
Jumat, 23 Mei 2025 17:45 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan Direktur Jenderal Bea Cukai Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama bakal langsung naik haji tak lama setelah dilantik. (Dok. Kemhan via Detikcom).
Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan Direktur Jenderal Bea Cukai Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama akan langsung naik haji tak lama setelah dilantik.
"Beliau (Dirjen Bea Cukai Djaka) insyaallah bakal naik haji, tapi mungkin naik haji sembari belajar mengenai materi (Bea Cukai)," kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kita di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (23/5).
"Supaya waktu pulang bisa memberikan briefing kepada teman-teman media," tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, tidak fair jika Letjen TNI (Purn.) Djaka langsung dihujani banyak pertanyaan mengenai Bea Cukai. Ini lantaran sang dirjen baru saja dilantik Sri Mulyani beberapa jam sebelum Konferensi Pers Realisasi APBN per April 2025.
"Pak Djaka sebagai Dirjen Bea Cukai nan baru, enggak fair baru 3 jam (dilantik) sudah ditanya banyak hal. Jadi, kelak beliau bakal memerlukan waktu 1 bulan (untuk belajar)," tandasnya.
Djaka Budhi Utama menggantikan posisi Askolani nan digeser ke Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan.
Sebelumnya, Djaka mengisi posisi Sekretaris Utama (Sestama) Badan Intelijen Negara (BIN).
Ia merupakan salah satu personil Kopassus nan tergabung dalam Tim Mawar. Satuan ini menjadi perhatian publik mengenai operasi penangkapan dan penahanan aktivis pro-demokrasi di akhir pemerintahan Presiden ke-2 Soeharto.
Letjen Djaka pernah menjalani proses norma mengenai kasus tersebut. Berdasarkan Putusan Mahkamah Militer Tinggi II Jakarta no. PUT.25-16/K-AD/MMT-II/IV/1999, dia dipenjara selama 16 bulan.
[Gambas:Video CNN]
(skt/agt)
9 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·