Jakarta, CNN Indonesia --
Dalam penyelenggaraan sholat, salah satu rukun nan krusial dan tak boleh ditinggalkan adalah membaca doa tasyahud alias tahiyat akhir. Doa ini menjadi bagian penutup dalam rangkaian sholat nan dilakukan umat Islam lima waktu sehari.
Membaca doa tasyahud akhir tidak hanya menjadi syarat sah sholat, tetapi juga mengandung doa-doa krusial nan menyempurnakan ibadah kita kepada Allah SWT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai umat Islam, memahami dan mengamalkan referensi doa tasyahud akhir sangatlah penting. Selain berisi salam dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, tahiyat akhir juga mencerminkan kerendahan hati seorang hamba di hadapan Tuhannya sebelum mengakhiri sholat.
Doa tasyahud akhir
Doa tasyahud akhir dibaca ketika seorang muslim telah duduk tasyahud di rakaat terakhir dalam sholat. Tasyahud akhir ini lebih panjang dibanding sholat tahiyat awal lantaran mencakup referensi tasyahud, shalawat Nabi, serta angan lain nan disunnahkan untuk dibaca sebelum salam.
Membaca doa tasyahud akhir sebelum salam merupakan bagian dari sunnah muakkad, nan sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Doa ini merupakan corak permohonan perlindungan kepada Allah dari beragam macam keburukan, sekaligus ungkapan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Bacaan doa tasyahud akhir sebelum salam
Berikut referensi doa tasyahud akhir sebelum salam dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan lengkapnya.
التحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَىٰ عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، اللّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللّهُمَّ بَارِكْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
At-tahiyyaatu lillaahi wash-shalawaatu wath-thayyibaat, assalaamu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh, assalaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahis-shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadan rasuulullah. Allaahumma shalli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad, kamaa shallaita 'alaa Ibraahiim wa 'alaa aali Ibraahiim, innaka hamiidum majiid. Allaahumma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad, kamaa baarakta 'alaa Ibraahiim wa 'alaa aali Ibraahiim, innaka hamiidum majiid.
Artinya: "Segala kehormatan, keberkahan, rahmat, dan kebaikan hanya milik Allah. Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan-Nya tercurah kepadamu, wahai Nabi. Keselamatan pun semoga tercurah kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah nan saleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan kepada family Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan shalawat kepada Nabi Ibrahim dan family Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berkahilah Nabi Muhammad dan family Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi Nabi Ibrahim dan family Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."
Keutamaan membaca doa tasyahud akhir
Membaca doa tasyahud akhir sebelum salam mempunyai banyak keutamaan, di antaranya sebagai berikut.
- Menyempurnakan sholat: Bacaan ini merupakan penutup rangkaian angan dalam sholat. Dengan membaca angan ini secara khusyuk, sholat menjadi lebih sempurna.
- Menegaskan janji tauhid: Dalam angan tahiyat terdapat dua kalimat syahadat nan menegaskan keagamaan seorang muslim kepada Allah dan Rasul-Nya.
- Mendapatkan shalawat dari malaikat: Rasulullah SAW menyebut bahwa siapa nan bershalawat untuk beliau, maka malaikat pun bakal bershalawat untuk orang tersebut.
- Memperoleh perlindungan dari bahaya: Dengan menyebut nama Allah dan memohon keberkahan sebelum salam, kita meminta perlindungan dari segala ancaman dan keburukan hidup.
Membaca doa tasyahud akhir adalah ibadah nan sederhana tetapi penuh makna bagi umat muslim. Tidak hanya memenuhi syarat sah sholat, tetapi juga sebagai ungkapan angan dan angan seorang hamba kepada Tuhannya.
Dengan memahami makna dan keistimewaan referensi ini, umat Islam diharapkan bisa lebih intens dan memahami setiap aktivitas serta referensi dalam sholat.
(asp/fef)
[Gambas:Video CNN]
9 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·