Jakarta, CNN Indonesia --
Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv meminta Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan (Satgas Saber Pangan) tahun 2026 bekerja maksimal mencegah kecurangan nilai pangan nan merugikan masyarakat menjelang bulan puasa Ramadan 2026.
"Saya minta satgas bisa sapu bersih dan menjaga stabilitas pasokan serta menghentikan praktik penimbunan oleh oknum tidak tidak bertanggung jawab nan membikin masyarakat resah lantaran harga-harga naik secara tidak wajar," kata Rajiv mengutip Antara, Kamis (5/2).
Menurutnya, setiap hari besar keagamaan nasional (HKBN) permintaan komoditas pangan pasti tinggi, tetapi selalu ada oknum tertentu melakukan penimbunan bahan pangan sehingga mengganggu pasokan dan berujung pada kenaikan nilai nan merugikan konsumen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota DPR asal Dapil Jabar II ini mengungkapkan, berasas pengalaman sebelumnya, pembentukan satgas sapu bersih dapat memberikan akibat positif terhadap stabilitas harga, terutama dalam menekan praktik spekulasi dan pelanggaran distribusi.
"Selama ini keberadaan satgas seperti saber pangan ini bisa mencegah lonjakan nilai nan tidak wajar dengan menggerebek penyimpanan penimbunan maupun memberi hukuman tegas pedagang curang," kata Rajiv.
Meski demikian, Rajiv juga meminta pemerintah memastikan kesiapan stok pangan strategis melalui penguatan persediaan pemerintah dan percepatan pengedaran ke wilayah dengan potensi kekurangan pasokan.
"Agar stabilitas nilai pangan dapat terjaga menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Pemerintah tetap kudu melakukan pemetaan, memperkuat persediaan pangan dan mempercepat distribusi, terutama ke daerah-daerah rawan seperti letak musibah alias 3 T," tegas Rajiv.
Rajiv juga menekankan pentingnya transparansi info stok dan nilai pangan secara real-time juga menjadi rekomendasi utama agar pemerintah dapat merespons gejolak nilai secara sigap dan terukur.
(tim/dal)
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·