slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Dpr Wanti-wanti Dirut Agrinas Usai Absen Rapat Bahas Kopdes

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid mewanti-wanti Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas), Joao Angelo De Sousa Mota usai tidakhadir dalam rapat berbareng Menteri Koperasi membahas gerai dan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMMP), Rabu (11/3).

Buntut ketidakhadiran Agrinas, rapat akhirnya ditunda dan dijadwalkan ulang. Nurdin meminta agar Dirut Agrinas datang dalam rapat selanjutnya.

"Oleh lantaran itu kehadiran Dirut PT Agrinas Pangan sebagai penentu kebijakan berbareng Menteri Koperasi sangat penting. Karena itu kita memutuskan untuk menunda rapat ini," ujar Nurdin dalam keterangannya, Kamis (12/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Nurdin, pihaknya telah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah untuk memantau langsung pembangunan gerai serta pembentukan koperasi desa. Berdasarkan peninjauan itu, DPR menemukan sejumlah perihal nan perlu diklarifikasi Kementerian Koperasi dan PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana program.

Dia bilang kedua pihak kudu memberikan penjelasan mulai dari aspek manajemen, administrasi, hingga efektivitas pembangunan gerai di desa-desa.

"Ada desa nan penduduknya hanya sekitar 150 alias 200 orang tetapi ditempatkan gerai. Ini tidak mungkin bisa efektif dan produktif. Hal-hal seperti ini kudu kita sinkronkan dengan Kementerian Koperasi," ujarnya.

Nurdin menambahkan, Komisi VI juga menerima info bahwa pengelolaan upaya gerai pada dua tahun pertama bakal dijalankan oleh PT Agrinas Pangan. Menurut dia, skema tersebut perlu dikaji kembali lantaran dinilai tidak sepenuhnya sejalan dengan harapan.

Dia mengungkap beragam masukan hingga protes dari masyarakat mulai muncul mengenai penerapan program tersebut. Meski demikian, Komisi VI menegaskan tetap mendukung program pemerintah selama pelaksanaannya sejalan dengan tujuan awal.

Karena itu, Komisi VI menilai kehadiran ketua PT Agrinas Pangan berbareng Menteri Koperasi sangat krusial dalam rapat lanjutan untuk memberikan penjelasan mengenai kebijakan dan penyelenggaraan program.

"Komisi VI sangat mendukung program Bapak Presiden. Tetapi dalam implementasinya jangan sampai tidak sesuai dengan angan Presiden dan masyarakat desa," ujarnya.

(thr/dal)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru