slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Duduk Perkara Mahasiswi Itb Buat Meme Prabowo-jokowi

Sedang Trending 10 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Mahasiswi Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial SSS sempat menjadi tersangka usai membikin meme Prabowo-Jokowi 'berciuman', lampau meminta maaf dan penahanannya ditangguhkan polisi.

Meme nan ramai beredar di media sosial itu memuat konten tentang Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 Joko Widodo. Pada 9 Mei 2025, salah satu akun pengunggah adalah akun X @MurtadhaOne1 nan menyebut Bareskrim Polri menangkap sang mahasiswi lantaran masalah foto palsu.

Karo Penmas Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan penangkapan tersebut. Wanita berinisial SSS itu langsung diproses oleh interogator Bareskrim Polri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Membenarkan bahwa seorang wanita berinisial SSS telah ditangkap dan diproses," kata Trunoyudo saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Jumat (9/5)

"Saat ini tetap dalam proses penyidikan," tegasnya.

Saat itu, Trunoyudo belum membeberkan kronologi penangkapan wanita tersebut. Ia hanya menyebut pelaku diduga melanggar Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) dan/atau Pasal 51 ayat (1) jo Pasal 35 UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang ITE.

Sedangkan Kabag Penum Humas Polri Kombes Erdi A Chaniago nan dihubungi terpisah menegaskan nan berkepentingan sudah ditahan di Bareskrim.

Keluarga Mahasiswa (KM) ITB juga membenarkan penangkapan mahasiswi FSRD. Ketua KM ITB Farell Faiz menegaskan pihaknya mendampingi SSS sejak awal kasus ini viral.

Sedangkan Direktur Komunikasi & Humas ITB Nurlaela Arief mengaku sudah menerima kehadiran orang tua mahasiswi tersebut nan diklaim menyampaikan permohonan maaf. Kendati, dia tidak menjelaskan permohonan maaf ditujukan kepada siapa.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan Ikatan Orang Tua Mahasiswa (IOM), pihak kampus tetap memberikan pendampingan bagi mahasiswi," jelas Nurlaela dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, Wakil Rektor Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi ITB Andryanto Rikrik Kusmara berambisi semua pihak dapat lebih bijak menyikapi kasus SSS.

Andryanto menegaskan ITB juga mendukung pernyataan Kepala Kantor Komunikasi Presiden alias President Communication Office (PCO) Hasan Nasbi nan meminta mahasiswi tersebut dibina daripada ditindak secara hukum.

Minta maaf, penahanan ditangguhkan

Pada Minggu (11/5), mahasiswi berinisial SSS itu mengucapkan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 Jokowi. Permintaan maaf disampaikan melalui kuasa hukumnya, ialah Khaerudin Hamid Ali Sulaiman.

"Statement kami sebagai kuasa hukum, ialah kami dan pengguna kami meminta maaf nan sebesar-besarnya kepada Bapak Prabowo dan juga Bapak Jokowi atas perilaku dari pengguna kami nan mengunggah dan membikin kegaduhan," kata Khaerudin dalam Konferensi Pers di Mabes Polri.

"Kami berterima kasih nan sebesar-besarnya kepada Presiden Bapak Prabowo Subianto dan mantan Presiden Bapak Joko Widodo, sekaligus berterima kasih nan sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri Republik Indonesia nan sudah memberikan pengabulan mengenai permohonan penangguhan penahanan nan kami ajukan berbarengan dengan surat dari kedua orang tua dan juga surat dari kampusnya," sambungnya.

Khaerudin juga berambisi ke depannya SSS bakal dibina, baik oleh orang tua maupun ITB.

Bareskrim Polri pun resmi melakukan penangguhan penahanan terhadap SSS pada kemarin malam. Salah satu pertimbangannya lantaran mahasiswi itu sudah minta maaf dan menyesali perbuatannya.

"Juga berasas atas itikad niat baik dari tersangka dan keluarganya untuk memohon maaf lantaran telah terjadi kegaduhan," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu dalam Konferensi Pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu (11/5) malam.

"Juga permohonan maaf ditujukan kepada Bapak Prabowo dan Bapak Jokowi serta kepada pihak ITB, di mana nan berkepentingan sangat menyesal dan tidak bakal mengulangi perbuatannya," imbuhnya.

Trunoyudo juga memastikan SSS dalam keadaan sehat usai penahanan tersebut.

"Kemudian juga penangguhan penahanan ini diberikan tentu mendasari pada aspek alias pendekatan kemanusiaan dan memberikan kesempatan kepada nan berkepentingan untuk melanjutkan perkuliahannya," kata Trunoyudo.

(skt/sur)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru