Jakarta, CNN Indonesia --
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk alias BRI konsisten mendorong upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar bisa bertumbuh secara kolektif dalam ekosistem upaya nan berkekuatan saing dan berkelanjutan, antara lain melalui pengembangan klaster usaha dalam program Klasterku Hidupku.
Klasterku Hidupku merupakan inisiatif pemberdayaan golongan upaya nan dibentuk BRI berasas kesamaan sektor produksi, karakter wilayah, serta kedekatan sosial antarpelaku usaha, sehingga tercipta sinergi dan penguatan rantai nilai di tingkat lokal.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya menegaskan bahwa program Klasterku Hidupku dirancang sebagai pendekatan pemberdayaan nan mendorong UMKM naik kelas, khususnya bagi pelaku upaya di sektor produksi nan selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Melalui penguatan klaster, BRI tidak hanya menghubungkan pelaku upaya dengan akses permodalan, tetapi juga membangun ekosistem upaya nan memungkinkan terjadinya kolaborasi, peningkatan skala produksi, hingga penguatan daya saing di tingkat lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"BRI berkomitmen untuk mendampingi UMKM secara menyeluruh, mulai dari pembiayaan hingga penguatan kapabilitas usaha. Pendampingan ini kami lakukan melalui pelatihan, peningkatan literasi keuangan, serta beragam program pemberdayaan nan disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing klaster. Dengan pendekatan tersebut, BRI berambisi klaster upaya nan sukses berkembang dapat menjadi referensi dan role model bagi UMKM di wilayah lainnya," ujar Akhmad Purwakajaya.
Hingga akhir tahun 2025, BRI telah membina 42.682 klaster usaha, disertai dengan 3.001 aktivitas pemberdayaan nan mencakup training upaya serta support sarana dan prasarana produksi. Fokus utama pembinaan diarahkan pada sektor-sektor nan mempunyai daya ungkit tinggi terhadap perekonomian daerah.
Dari total klaster nan diberdayakan, 82,36 persen merupakan klaster sektor produksi, sementara sisanya 17,64 persen berasal dari sektor non-produksi. Dominasi sektor produksi ini mencerminkan strategi BRI dalam memperkuat pedoman ekonomi riil, terutama pada sektor pertanian nan menyumbang porsi terbesar sebesar 48,05 persen.
Sejalan dengan penguatan klaster usaha, BRI juga memperluas inklusi finansial di tingkat komunitas. Dari lebih dari 480 ribu personil klaster, sebanyak 87,7% pelaku golongan upaya telah mempunyai rekening di BRIm dan rata-rata terhubung dengan akses pembiayaan BRI guna mendukung pengembangan usahanya.
Klasterku Hidupku merupakan bagian dari strategi BRI dalam menaikkelaskan pengguna eksisting dan mendorong pertumbuhan upaya nan berkelanjutan. Program ini melengkapi beragam inisiatif pemberdayaan BRI lainnya, seperti Desa BRILiaN, Rumah BUMN, dan LinkUMKM, nan secara terpadu memperkuat peran BRI sebagai agent of development dalam mendukung UMKM dan ekonomi kerakyatan nasional.
(rea/rir)
[Gambas:Video CNN]
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·