Jakarta, CNN Indonesia --
FIFA membantah rumor menggelar playoff tambahan ke Piala Dunia 2026 sebagai antisipasi jika timnas Iran resmi mundur dari Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, rumor playoff tambahan muncul dari cuitan wartawan ESPN, Luiz Carlos Largo, melalui akun X-nya. Ia menyampaikan kesempatan tetap terbuka bagi tim-tim nan kandas di kualifikasi seperti Italia.
"Timnas Italia tetap punya kesempatan meraih satu tiket terakhir untuk tampil di Piala Dunia 2026," tulis Luiz.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyampaikan, FIFA tengah menyusun skema untuk mengadakan playoff nan diikuti dua tim dari Eropa dan dua tim dari Asia. Ia tak merinci siapa-siapa kandidat peserta secara spesifik.
CNNIndonesia mengonfirmasi salah satu orang dalam FIFA mengenai rumor playoff tambahan nan belakangan muncul. Ia menilai belum ada skema baru mengenai masa depan Iran di Piala Dunia jenis kali ini.
"Dari FIFA, tidak ada perubahan nan terjadi sejak laporan terakhir tentang keterlibatan FIFA dan Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI)," kata sumber FIFA yang tak mau disebutkan namanya kepada CNNIndonesia, Selasa (14/4).
Artinya, FIFA tetap berpijak kepada hasil pertemuan dengan FFIRI di Turki. Hasilnya, FIFA tetap menganggap timnas Iran sebagai salah satu kontestan. Namun, FIFA menolak usulan pemindahan letak pertandingan dari Amerika Serikat.
Nasib Iran jelang Piala Dunia 2026 tetap menjadi polemik meski sudah resmi berstatus salah satu peserta. Ketegangan AS-Israel dengan Iran membikin situasi belum sepenuhnya kondusif bagi Team Melli.
Iran sempat mengusulkan agar letak pertandingan tim mereka dipindahkan dari AS ke Meksiko. Namun belakangan FIFA tidak merestui perihal tersebut.
Alhasil muncul spekulasi Iran bakal digantikan tim lain. Nama timnas Italia masuk, begitu pula Uni Emirat Arab, dan Oman. Namun, tak ada konfirmasi resmi.
Timnas Iran sendiri tergabung di Grup G Piala Dunia 2026. Mereka bakal berhadapan dengan Selandia Baru, Belgia, serta Mesir.
[Gambas:Video CNN]
(jun/ikw/nva)
Add
as a preferred source on Google
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·