Jakarta, CNN Indonesia --
Hati adalah salah satu organ terpenting dalam hidup manusia. Jika organ ini tidak berfungsi, maka tubuh manusia tidak bisa bekerja seperti normal.
Untuk itu, fungsi organ hati pada manusia dan langkah menjaganya agar tetap sehat perlu diketahui. Letak organ ini berada pada bagian kanan atas rongga perut, di bawah diafragma.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hati bekerja sejak manusia lahir untuk mendukung proses metabolisme, penyaringan racun, hingga penyimpanan nutrisi. Dikarenakan fungsinya nan sangat penting, sebaiknya kita menjaga kesehatan hati dari sekarang.
Fungsi hati manusia
Melansir dari Modul Pembelajaran SMA Biologi Kelas XI buatan Nur Risnawati Kusuma, SP., M.Pd dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, hati, alias liver merupakan organ padat terbesar sekaligus kelenjar terbesar dalam tubuh.
Hati terletak di bagian kanan atas rongga perut dan berkedudukan sebagai pusat metabolisme, membantu proses detoksifikasi, serta memproduksi beragam unsur krusial untuk pencernaan dan kegunaan tubuh lainnya.
Hati mempunyai peran krusial dalam membuang zat-zat sisa seperti urea, pigmen, empedu, dan beragam racun. Organ ini juga merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh sekaligus pusat detoksifikasi utama.
Setiap hari, hati menghasilkan sekitar ½ liter empedu, ialah cairan berwarna hijau kebiruan dengan rasa pahit dan pH sekitar 7-7,6. Empedu mengandung kolesterol, garam mineral, garam empedu, serta pigmen empedu berupa bilirubin dan biliverdin.
Empedu berasal dari proses pemecahan sel darah merah (eritrosit) nan sudah tua dan rusak di dalam hati. Proses ini dilakukan oleh sel unik nan disebut histiosit.
Sel-sel tersebut memecah hemoglobin menjadi tiga komponen utama, ialah hemin, unsur besi (Fe), dan globulin.
Zat besi disimpan di hati untuk digunakan kembali oleh sumsum tulang, sedangkan globulin dimanfaatkan untuk metabolisme protein alias pembentukan hemoglobin baru. Lalu hemin diubah menjadi pigmen empedu (bilirubin dan biliverdin).
Selanjutnya, pigmen tersebut dialirkan ke usus dua belas jari (duodenum) dan dioksidasi menjadi urobilin, senyawa berwarna kuning kecokelatan nan memberikan warna unik pada feses dan urine.
Cara menjaga kesehatan hati
Karena fungsinya nan penting, sebaiknya kita menjaga organ hati agar tubuh bisa selalu sehat. Bagaimana langkah menjaganya?
Melansir dari American Liver Foundation, berikut tujuh hal nan bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan hati.
1. Jaga berat badan ideal
Kelebihan berat badan dapat memicu penyakit hati berlemak (MASLD). Menurunkan berat badan membantu mengurangi lemak hati.
2. Pola makan sehat
Hindari makanan tinggi kalori, lemak jenuh, gula, dan karbohidrat olahan. Perbanyak serat dari buah, sayur, biji-bijian, dan konsumsi lemak sehat seperti kacang, ikan, dan minyak nabati. Minum cukup air.
3. Rutin berolahraga
Aktivitas bentuk membantu membakar lemak dan menjaga kegunaan hati.
4. Batasi alkohol & hindari narkoba
Alkohol berlebihan dan narkoba dapat merusak sel hati.
5. Hindari racun & jarum tidak steril
Gunakan pelindung saat memakai bahan kimia, jangan berbagi jarum, pisau cukur, alias sikat gigi.
6. Lakukan seks kondusif dan vaksinasi
Gunakan pengaman untuk mencegah hepatitis B dan C. Dapatkan vaksin hepatitis A dan B.
7. Gunakan obat dengan bijak
Jangan mencampur obat dengan alkohol alias mengonsumsi secara berlebihan. Konsultasikan dengan master sebelum memakai obat bebas alias herbal.
Demikian penjelasan tentang kegunaan organ hati pada manusia dan langkah menjaganya agar tetap sehat. Semoga bermanfaat.
(sac/juh)
7 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·