slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Fungsi Tulang Manusia Dan Cara Menjaganya Tetap Kuat

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Tulang alias kerangka manusia adalah salah satu organ krusial nan ada dalam tubuh. Secara umum, fungsi tulang manusia untuk menegakkan tubuh dan melindungi organ-organ dalam lainnya agar tidak mudah terluka.

Namun, selain itu ada kegunaan lain dari tulang manusia yang sangat penting. Maka, sebaiknya kita menjaga organ ini agar tetap kuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari buku Anatomi dan Fisiologi Manusia, tulang adalah organ padat nan berwarna putih kemerahan di bagian luar dan merah tua di bagian dalam saat tetap segar.

Tidak hanya berkedudukan terhadap corak dan bentuk tubuh, tulang manusia juga menjalankan beberapa kegunaan tubuh penting. Tulang berkedudukan dalam melindungi organ-organ vital seperti otak, sumsum tulang belakang, jantung, dan paru-paru.

Tulang juga menopang berat tubuh dan memberikan struktur dasar untuk tubuh, serta menjadi tempat melekatnya otot-otot nan memungkinkannya pergerakan tubuh.

Fungsi tulang manusia

Dilansir dari e-Modul Biologi Kelas XI buatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), manusia mempunyai rangka dalam (endoskeleton) nan tersusun atas tulang keras dan tulang rawan.

Rangka ini dibentuk oleh tulang-tulang tunggal maupun gabungan, seperti pada bagian tengkorak, dan ditopang oleh struktur lain seperti ligamen, tendon, dan otot nan membantu pergerakan tubuh.

Secara keseluruhan, rangka manusia terdiri dari sekitar 206 tulang dengan corak dan ukuran nan bervariasi.

Seluruh kerangka tubuh bagian dalam dilapisi oleh kulit dan jaringan otot, nan berfaedah melindungi bagian-bagian lunak di dalam tubuh agar tidak mudah rusak akibat gesekan dengan organ alias struktur nan lebih keras.

Tulang berkedudukan sebagai perangkat mobilitas pasif, artinya tulang tidak bisa bergerak sendiri, melainkan digerakkan oleh otot. Komponen utama penyusun tulang adalah kalsium dalam corak garam mineral nan dipadukan dengan kolagen, sehingga menghasilkan struktur nan kuat namun tetap lentur.

Bentuk dan kondisi tulang dapat mengalami perubahan alias kelainan akibat beragam faktor, seperti jangkitan penyakit, kekurangan nutrisi, maupun gangguan pada masa pertumbuhan. Oleh lantaran itu, menjaga asupan gizi nan cukup sangat krusial untuk menjaga kesehatan tulang.

Selain sebagai pelindung organ-organ nan lunak, rangka manusia mempunyai beragam kegunaan krusial lainnya, yakni:

  1. Menegakkan tubuh sehingga manusia dapat berdiri tegak dan mempertahankan postur.
  2. Melindungi organ-organ dalam nan lunak, seperti otak, jantung, dan paru-paru, dari tumbukan alias cedera.
  3. Menjadi tempat melekatnya otot, nan memungkinkan terjadinya aktivitas tubuh.
  4. Menentukan corak tubuh sehingga setiap perseorangan mempunyai postur dan struktur tubuh nan khas.
  5. Menjadi tempat pembentukan sel darah merah, terutama pada bagian sumsum tulang belakang.
  6. Dengan struktur nan kompleks dan kegunaan nan beragam, rangka manusia berkedudukan krusial dalam mendukung aktivitas sehari-hari, melindungi organ vital, serta menjaga keseimbangan tubuh secara keseluruhan.

Cara menjaga kekuatan tulang

Melansir dari Mayo Clinic, berikut beberapa langkah nan bisa dilakukan untuk membantu menjaga kekuatan tulang.

1. Konsumsi cukup kalsium

Kalsium merupakan mineral utama pembentuk tulang. Kebutuhan harian mengonsumsinya sekitar 1.000 mg untuk orang dewasa usia 19-50 tahun, dan 1.200 mg untuk wanita di atas 51 tahun alias laki-laki di atas 71 tahun.

Sumber kalsium alami di antaranya susu dan produk olahannya, ikan salmon alias sarden (terutama nan tetap bertulang), sayuran hijau seperti daun lobak, tahu, serta produk kedelai lainnya.

2. Penuhi asupan vitamin D

Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dengan lebih baik. Kebutuhan harian manusia adalah sekitar 600 IU untuk usia 19-70 tahun dan 800 IU untuk usia di atas 71 tahun.

Sumber vitamin D ada banyak, dari ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan makarel. Kemudian ada pula makanan nan diperkaya vitamin D seperti susu, sereal, dan saribuah jeruk. Paparan sinar mentari pagi juga merupakan vitamin D nan baik untuk tulang.

3. Tetap aktif bergerak

Olahraga secara rutin dapat membantu memperkuat tulang dan memperlambat pengeroposan.

Coba lakukan olahraga menahan beban tubuh (weight-bearing exercises) seperti jalan cepat, jogging, menari, naik tangga, sepak bola, tenis, alias senam ringan. Lakukan setidaknya 3-5 kali seminggu untuk hasil nan optimal.

4. Hindari tembakau dan batasi alkohol

Tembakau dari rokok dan minum alkohol berlebihan bisa mempercepat hilangnya massa tulang. Untuk itu, sebaiknya hindari kebiasaan merokok dan minum alkohol.

5. Perhatikan obat nan dikonsumsi

Beberapa jenis obat nan dikonsumsi dalam jangka panjang dapat memengaruhi kepadatan tulang.

Konsultasikan pada master jika Anda sedang menjalani pengobatan tertentu, agar bisa menyesuaikan dosis alias menambahkan langkah pencegahan tambahan untuk menjaga kesehatan tulang.

6. Lakukan pemeriksaan kesehatan tulang

Jika Anda mempunyai aspek akibat osteoporosis alias pernah patah tulang di usia di atas 50 tahun, sebaiknya periksa kepadatan tulang melalui tes bone density (BMD).

Hasil tes ini membantu master menilai tingkat kepadatan tulang dan menentukan apakah Anda memerlukan pengobatan alias tindakan pencegahan tambahan.

Demikian kegunaan tulang manusia dan langkah menjaganya tetap sehat nan perlu diperhatikan. Semoga bermanfaat.

(sac/juh)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru