Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Daerah Kepulauan Talaud menyampaikan hasil pemantauan mengenai akibat gempa bumi nan mengguncang area tersebut sebesar magnitudo 7,1 pada Jumat (10/1) malam.
Gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Jumat (10/1) pukul 21.58 WIB. Gempa itu berpusat di laut dan tidak berpotensi tsunami.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud dan BPBD Provinsi Sulawesi Utara mengenai identifikasi akibat gempa dan antisipasi potensi gempa susulan, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan.
Dalam pernyataan resmi nan diterima CNNIndonesia.com, Abdul Muhari selaku Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB meminta masyarakat di wilayah terdampak agar tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Selain itu, masyarakat juga diminta menghindari gedung nan mengalami kerusakan, memastikan kondisi lingkungan sekitar aman, serta mengikuti info resmi dari lembaga terkait.
Gempa nan mengguncang Kabupaten Kepulauan Talaud pada Jumat (10/1) malam berpusat di koordinat 3,64 Lintang Utara dan 126,98 Bujur Timur pada kedalaman 17 kilometer.
Pusat gempa berada sekitar 52 kilometer tenggara Melonguane, 124 kilometer barat daya Pulau Karatung, 165 kilometer timur laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, serta 319 kilometer barat laut Ternate, Maluku Utara.
BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud menyebut guncangan gempa dirasakan kuat selama kurang lebih 20-30 detik di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud. Gempa itu sempat membikin masyarakat panik dan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
(end)
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·