Jakarta, CNN Indonesia --
Gempa bumi magnitudo 6,4 nan mengguncang wilayah tenggara Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2) awal hari, juga dirasakan getarannya oleh penduduk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Baharuddin (45), penduduk Sariharjo, Ngaglik mengaku sampai terbangun dari tidurnya ketika merasakan kasurnya bergoyang. Saat tersadar, dia memandang daun pintu rumahnya juga bergetar kencang imbas getaran gempa.
"(Getaran) kencang, sekitar lima detik ini, sampai kaget kebangun sekarang pusing," kata Bahar saat dihubungi, Jumat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahar bilang, anak-anak kost dan para tetangga depan tempat tinggalnya juga sampai keluar rumah. Nafil (34), penduduk Argorejo, Sedayu, Bantul, juga merasakan getaran gempa ini. Dia langsung berlari ke luar rumah sembari menggendong putranya.
"Kerasa banget, sampai gemetar tetap an," tuturnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, Jumat awal hari (6/2). BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Koordinator Tim Observasi Stasiun Geofisika BMKG DIY, Budiarta, mengatakan gempa utama terjadi pada pukul 01.06.10 WIB dengan episenter berada di laut. Tercatat pada koordinat 8,99° Lintang Selatan dan 111,18° Bujur Timur, alias sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 10 kilometer.
"Berdasarkan letak episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Mekanisme sumbernya berupa pergerakan naik alias thrust fault," demikian laporan BMKG.
Guncangan gempa utama dirasakan cukup luas. Intensitas IV MMI dirasakan di Pacitan, Bantul, dan Sleman, sementara III MMI dirasakan di Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Cirebon, Blitar, Surakarta, Karanganyar, Magelang, Jombang, Tulungagung, Ponorogo, Magetan, Lumajang, Bondowoso, Nganjuk, Wonosobo, Banjarnegara, Temanggung, hingga Madiun. Getaran dengan intensitas II MMI dirasakan di Tuban, Jepara, dan Denpasar.
Pasca gempa utama, BMKG mencatat sejumlah gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil.
(kum/har)
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·