CNN Indonesia
Rabu, 29 Apr 2026 11:30 WIB
Geopark Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat kembali meraih green card dari UNESCO. (iStockphoto/Aqib Widayatno)
Jakarta, CNN Indonesia --
Geopark Rinjani Lombok sukses mempertahankan predikatnya sebagai UNESCO Global Geopark setelah meraih "Kartu Hijau" (Green Card) untuk kedua kalinya.
Keputusan tersebut diumumkan dalam seremoni revalidasi internasional di Markas Besar UNESCO, Paris, Prancis, Selasa (28/4).
Capaian ini menjadi pengakuan bumi atas konsistensi tata kelola taman bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut dalam memenuhi standar dunia di bagian konservasi, pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
General Manager Geopark Rinjani, Qwadru Putro Wicaksono, mengungkapkan bahwa mempertahankan status internasional jauh lebih menantang dibandingkan saat pertama kali meraihnya. Menurut dia, keberhasilan ini adalah buah manis dari kerjasama seluruh pihak di NTB.
"Kartu hijau kedua ini merupakan corak pengakuan bumi atas kerja keras kolektif seluruh pemangku kepentingan," ujar Qwadru dalam keterangannya di Mataram, seperti dilansir Antara, Rabu (29/4).
Dalam proses revalidasi, asesor UNESCO tidak hanya terpukau oleh keelokan alam Gunung Rinjani, tetapi juga menyoroti akibat nyata pengelolaan terhadap masyarakat.
Menurut dia, UNESCO mengapresiasi pengelola Geopark Rinjani Lombok nan sukses memasukkan materi geopark ke dalam kurikulum lokal di sekolah-sekolah serta memperkuat literasi pengetahuan bumi di tingkat komunitas.
Selain itu, mengingat Lombok merupakan wilayah rawan gempa, penguatan pengetahuan pengetahuan bumi untuk keselamatan masyarakat dan visitor menjadi nilai tambah nan signifikan.
Keberadaan geopark juga terbukti bisa memberikan akibat positif bagi taraf hidup penduduk nan tinggal di area lingkar Rinjani.
Keberhasilan ini memastikan Geopark Rinjani Lombok tetap berada dalam jaringan taman bumi bumi UNESCO, sekaligus memperkuat posisinya sebagai lokasi wisata berbasis konservasi kelas dunia.
(wiw)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·